Berita OKI
Jembatan Besi di Desa Simpang Tiga OKI Ambruk, Warga Harus Memutar Jauh Untuk ke Desa Tetangga
Dimana jembatan yang terbuat dari besi tersebut merupakan jalan pintas bagi masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Jembatan akses penghubung di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir ambruk akibat sudah termakan usia.
Dimana jembatan yang terbuat dari besi tersebut merupakan jalan pintas bagi masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas.
Dikatakan warga sekitar, Martial bahwa dengan ambruknya jembatan tersebut berdampak terganggunya akses masyarakat yang setiap hari melintasi jembatan tersebut.
"Sejak jembatan ambruk, aktivitas masyarakat menjadi terganggu, dikarenakan itulah jalan pintas yang bisa dilalui untuk ke desa tetangga dan membuat perjalanan semakin dekat," katanya saat dihubungi pada Rabu (20/3/2024) sore.
Dijelaskan saat ini jembatan besi sudah tidak bisa dilewati lagi dan telah ditutup permanen oleh warga setempat.
"Pemdes simpang tiga secepatnya membuat jalur peralihan. Namun masih ada jalur lain yang bisa dilewati pengendara dengan memutar arah," tuturnya singkat.
Baca juga: Viral 2 WNA Gagal Curi Uang di Toko Elektronik di OKI, Pelaku Diduga Pakai Modus Hipnotis
Baca juga: DPRD OKI Terima Aspirasi Warga dan Dibahas Bersama Pemkab OKI Agar Dapat Terwujud
Dikonfirmasi terpisah Pj Bupati OKI, Asmar Wijaya mengatakan bahwa jembatan besi tersebut dibangun sejak tahun 2004 silam dan memang digunakan sebagai akses kendaraan roda dua.
"Sebenarnya jembatan itu sering digunakan bahkan kendaraan roda empat. Tetapi kondisinya sudah tidak bagus lagi, karena besi yang di makan karat akibat air di sana asam (pertemuan air sungai dan laut-red),"
"Kerusakan jembatan itu juga lantaran usianya sudah 19 tahun. Jadi wajar saja kondisinya nyaris ambruk," kata dia.
Meskipun kondisi jembatan sudah rusak berat, tetapi saat ini jembatan itu sudah ditutup untuk umum.
"Sesuai informasi yang diperoleh, sekarang jembatan sudah di tutup. Jadi tidak sampai ada korbannya," imbuhnya.
Menurutnya aktivitas masyarakat juga tidak terganggu, lantaran ada akses jalan lainnya yang bisa dilalui. Karena jembatan tersebut hanyalah jalan pintas yang dilewati warga setempat.
"Di sana kan ada jalan poros lain, artinya tidak ada masalah bagi warga dikarenakan masih ada jalan akses lainnya," paparnya.
Meskipun demikian, Asmar juga telah memerintahkan instansi dinas PUPR OKI supaya dimasukkan ke dalam program.
"Kita lihat dulu seperti apa nantinya, bisa di bangun kembali di lokasi tersebut ataupun bisa ditempat lain. Yang pasti kalau untuk perbaikan tidak bisa lagi karena tidak memungkinkan," ucapnya.
"Saya juga sudah memerintahkan agar puing besi jembatan itu segera disingkirkan. Dikarenakan tempat itu merupakan akses jalur speed boat atau perahu," pungkasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Kecamatan Tulung Selapan OKI Kebagian Dana Rp 30 M, Untuk Perbaikan Sejumlah Jalan |
![]() |
---|
Tampang Pasutri Asal Prabumulih Gelapkan 4 Motor & 3 HP di OKI, Ternyata Juga Beraksi di OKU Timur |
![]() |
---|
Polisi Bakar Arena Sabung Ayam di Desa Kota Bumi OKI, Pelaku Kabur Tinggal 4 Motor di TKP |
![]() |
---|
Pria di OKI Diamuk Massa, Tertangkap Pemilik Motor yang Dicurinya Saat Dibawa ke Lapak Rongsokan |
![]() |
---|
Antisipasi Keterlambatan Hingga Makanan Basi, Pemkab OKI Bentuk Satgas Khusus Awasi MBG |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.