Massa Tutup Jalinsum Sumsel Jambi
Buntut Warga Blokade Jalinsum Muratara, Kapolda Sumsel Minta Peserta Pemilu Dewasa Berdemokrasi
Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo berharap masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diajari dewasa berdemokrasi.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo berharap masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diajari dewasa berdemokrasi.
Kata Rachmad, masyarakat jangan diberikan informasi yang salah atau tudingan yang tidak dijelaskan.
Hal itu disampaikan Irjen A Rachmad Wibowo saat turun ke Kabupaten Muratara sehari pasca blokade Jalinsum, Minggu (18/12/2023).
"Untuk peserta pemilu, tolong kasih lah masyarakat kita ini kecerdasan tentang berdemokrasi yang baik, jangan dikasih informasi-informasi yang salah," katanya.
"Kalau tidak adil dijelaskan tidak adilnya dimana, seperti apa, jangan teriak tidak adil, masyarakatnya tidak tahu tidak adilnya dimana, tapi ikut marah," tambah Rachmad.
Baca juga: Nasib Hary Tanoesoedibjo Sekeluarga Maju Pileg 2024 dari Perindo, Terancam Tak Lolos ke Senayan
Dia mengimbau kepada peserta pemilu, bila ada perbedaan pendapat terkait dengan proses pemungutan dan penghitungan suara, sebaiknya ditempuh sesuai mekanismenya.
Menurut Rachmad, tak ada masalah yang tidak ada solusinya, namun solusi itu bukan dicari dengan penekanan atau pengerahan massa, apalagi sampai mengganggu orang banyak.
"Saya mengimbau kepada peserta pemilu, bilamana ada hal-hal yang masih diperdebatkan, masih ada ganjalan di hati, jalur mekanismenya sudah ada," katanya.
"Tidak ada masalah yang tidak ada solusinya, tapi kalau solusi itu dicari dengan cara penekanan, pengerahan massa, itu bukan cara-cara yang baik, mari kita rayakan pesta demokrasi ini secara dewasa," sambung Rachmad.
Dia sudah bertemu dengan sejumlah calon legislatif peserta pemilu, dan mengimbau agar sama-sama bertanggungjawab menjaga situasi di Kabupaten Muratara ini tetap kondusif.
Rachmad meminta jangan lagi mengerahkan massa turun ke jalan untuk menutup Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang dilintasi orang banyak dari berbagai daerah dengan keperluan bermacam-macam.
"Tidak usah turun ke jalan, masyarakat yang menggunakan jalan di jalur lintas ini cukup banyak, ada yang membawa bahan-bahan pokok, ada yang mau keluar kota penting, ada ibu hamil, ada yang sakit, jangan sampai mereka terganggu," katanya.
"Memblokir jalan itu bukan solusi, tidak bisa merubah suara, semua sudah ada mekanismenya sesuai dengan konstitusi," tambah jenderal bintang dua ini.
Rachmad menerangkan, peserta pemilu yang ingin melakukan protes atau mengajukan gugatan bisa mendatangi Sentra Gakkumdu Bawaslu Kabupaten Muratara.
Warga Blokade Jalinsum Muratara
Kapolda Sumsel
Irjen A Rachmad Wibowo
Berita Muratara
Tribunsumsel.com
Berita Regional
| Warganya 'Hobi' Blokade Jalinsum, Bupati Muratara Devi Suhartoni Minta Jangan Lagi Bikin Malu |
|
|---|
| Tuntut Penghitungan Ulang Suara Pemilu 2024, Massa Bakar Ban Hingga Blokir 2 Jalinsum di Muratara |
|
|---|
| Massa Demo di Jalinsum Muratara Buka Blokade, Panwaslu Karang Jaya Rekomendasi Hitung Ulang Suara |
|
|---|
| Demo Massa Tutup Jalinsum Sumsel-Jambi di Muratara, Ambulans Hingga Ibu Hamil Boleh Lewat |
|
|---|
| Massa Tutup Jalinsum Sumsel-Jambi di Muratara, Desak Buka Kotak Suara, Hitung Ulang di 3 Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Buntut-Warga-Blokade-Jalinsum-Muratara-Kapolda-Sumsel-Minta-Peserta-Pemilu-Dewasa-Berdemokrasi.jpg)