Anak Hilang di Kebun Empat Lawang

19 Jam Hilang di Kebun Kopi, Bocah 5 Tahun di Empat Lawang Ditemukan Nangis di Bawah Pohon Bambu

Anak hilang di kebun kopi di Kabupaten Empat Lawang ditemukan menangis diantara rimbunan pohon bambu.

|
DOK WARGA
SR (5) berhasil ditemukan setelah dilaporkan hilang 19 jam di kebun kopi milik orangtuanya di Kabupaten Empat Lawang, Senin (15/1/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Pencarian terhadap SR (5) yang dilaporkan hilang di kebun kopi orangtuanya di Kabupaten Empat Lawang, Sumsel membuahkan hasil. 

Setelah 19 jam dilakukan pencarian, SR ditemukan sedang menangis di bawah rimbunan pohon bambu yang berjarak sekitar 1 km dari pondok tempatnya dilaporkan hilang. 

SR ditemukan dalam keadaan sehat, setelah ditemukan oleh warga dan petugas ia langsung diberi makan dan minum.

Kapolsek Pasemah Air Keruh (Paiker), Ipda Hendri Suhendri menyampaikan SR ditemukan di arah belakang pondok tempatnya menghilang sekitar 1 km jauhnya.

“Ditemukan sekitar jam 11.30 oleh warga bersama petugas,” katanya, Senin (15/1/2024). 

Baca juga: Sosok AKBP A Perwira Polisi di Polda Aceh Ditangkap Kasus Narkoba di Aceh, Kini Terancam Dipecat

Ia menjelaskan lokasi ditemukannya SR yakni di atas bukit, dimana saat itu petugas dan warga yang melakukan pencarian mendengar teriakan SR.

“Ada yang mendengar teriakan anak kecil dengan jarak 10 meter kurang lebih 40 menit pencarian anak yang dilaporkan hilang ditemukan di bawah rimbunan pohon bambu sambil menangis,” jelasnya.

SR saat ini telah dievakuasi dan dibawa oleh petugas ke Puskesmas Nanjungan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Sebelumnya diberitakan SR (5) anak perempuan asal Desa Muara Rungga, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang dilaporkan hilang di kebun milik orang tuannya saat orang tuanya sedang mencuci piring, Minggu (14/1/2024) sekitar jam 4 sore.

Kebun orang tuanya terletak di area Sungai Asahan Kampung VII Air Ringkih Desa Air mayan, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Saat itu ibunda SR, Berta (30) sempat pamitan ke anaknya untuk mencuci piring ke sumber air yang ada di kebunnya.

Jelang 10 menit saat Berta kembali ke pondok kebunnya selesai mencucui piring ia mendapati anaknya SR sudah tidak ada di pondok miliknya di kebun tersebut.

Ia sempat mencari akan tetapi karena anaknya itu tidak kunjung ditemuan ia pun pulang ke desa untuk mengabari sanak saudara guna ikut membantu melakukan pencarian.

Pencarian terhadap SR pun dilakukan beramai-ramai sejak Minggu malam hingga pagi ini oleh keluarga, warga sekitar dan petugas kepolisian.

Anak Hilang di Kebun di Empat Lawang

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved