Usai Dikejar 3 Pria Bawa Parang, Petani di OKI Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Sawit
Muhammad Sainuri alias Nangkili (33) tewas dibunuh usai dikejar tiga pria membawa parang di Sungai Menang, OKI, Selasa (19/11/2025)
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Muhammad Sainuri alias Nangkili (33) ditemukan tewas bersimbah darah di kebun sawit Kecamatan Sungai Menang, OKI, Rabu (19/11/2025)
- Sebelumnya, korban terlihat dikejar tiga pria berboncengan motor yang membawa parang
- Tiga pria tersebut kini diburu polisi
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Diduga dilatarbelakangi motif dendam pribadi, seorang petani Muhammad Sainuri alias Nangkili (33) tewas dibunuh di kawasan perusahaan perkebunan sawit di Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Jasad korban warga Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur itu ditemukan penuh luka bacok dan tusuk pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 17.50 WIB, usai dikejar oleh tiga orang tidak dikenal.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Sungai Menang, Iptu Agus Widodo membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut dan pihaknya kini tengah memburu para pelaku.
"Benar, setelah mendapat laporan, anggota langsung mendatangi lokasi, melakukan identifikasi dan evakuasi korban ke Puskesmas untuk divisum. Kami juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti di lokasi," ujarnya saat dihubungi awak media pada Rabu (19/11/2025) siang.
Menurutnya, berdasarkan dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi mata, insiden tersebut bermula dari aksi pengejaran yang dramatis.
Saat melintas di lokasi kejadian, saksi melihat terdapat tiga orang laki-laki berboncengan satu motor yang sedang mengejar korban.
Baca juga: Teguran Guru Berujung Bentakan Siswa, Diduga Jadi Penyebab Pelajar SMKN 3 Lubuklinggau Serang MAN 2
Mengerikannya, dua dari tiga orang terlihat menenteng senjata jenis parang.
"Saksi melihat korban dikejar hingga masuk ke arah dalam kebun sawit. Tak lama berselang, para saksi mendengar teriakan kesakitan dari korban," urainya.
Seusai melancarkan aksinya, ketiga pelaku terlihat keluar dari rimbunan kebun sawit.
Setelahnya mereka melarikan diri meninggalkan lokasi merampas sepeda motor milik penjaga portal.
"Melihat para pelaku kabur, saksi FD dan SB yang ketakutan segera bergegas meninggalkan lokasi dan mencari bantuan warga sekitar. Namun nahas, saat bantuan tiba, nyawa Nangkili tidak tertolong," ungkapnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap identitas pasti ketiga pelaku.
Namun, berdasarkan data awal yang dihimpun penyidik, pembunuhan sadis ini diduga kuat tidak terkait perampokan, melainkan masalah dendam pribadi
"Dugaan awal ada motif dendam salah satu pelaku terhadap korban. Namun, kami masih terus mendalami dan mengejar para pelaku guna mengungkap fakta sebenarnya," pungkasnya.
Baca berita menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Wanita 51 Tahun di Tulung Selapan OKI Ditangkap Polisi, Simpan Puluhan Ekstasi Siap Edar |
|
|---|
| 3 Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Karhutla, BPBD Usulkan 10 Helikopter untuk Penanganan |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Pohon Kapuk Ukuran Raksasa di OKI Tumbang, Listrik Padam dan Jalan Tertutup |
|
|---|
| Kebut Pembukaan 6 Km Jalan di Mesuji Makmur, Satgas TMMD Kodim OKI Juga Renovasi Rumah Lansia |
|
|---|
| Lolos Seleksi Ketat, 17 Pelajar Asal OKI Siap Gebrak Nasional Lewat Kompetisi Matematika di Banten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Cekcok-Rumah-Tangga-Berujung-Maut-Pria-di-OKI-Ditemukan-Tewas-Usai-Kunci-Istri-di-Luar-Rumah.jpg)