Berita Muratara
Polemik Pilkades Karang Anyar Muratara, Warga: Tetap Martono Menang, Kami Kawal Sampai Dilantik
Pilkades Karang Anyar Muratara digelar 31 Oktober 2023 masaih berpolemik. Martono Kades terpilih, tetapi warga mempersoalkan 496 suara tidak sah.
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Pemilihan kepala desa (Pilkades) di Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang digelar 31 Oktober 2023 lalu hingga kini masih berpolemik.
Meskipun sudah ada penetapan calon kades terpilih yakni Martono, namun sejumlah masyarakat masih mempersoalkan banyaknya suara tidak sah mencapai 496 suara.
Namun begitu, sebagian masyarakat lainnya tak mempersoalkan terkait banyaknya suara hangus tersebut karena calon kades terpilih telah ditetapkan.
Bahkan penetapan calon kades terpilih disaksikan langsung oleh Bupati, Kapolres, Dandim, serta beberapa pejabat penting lainnya.
Warga Desa Karang Anyar, Alek mengatakan hasil pilkades di desanya seharusnya tak perlu diganggu gugat lagi karena telah diselenggarakan sesuai mekanisme dan Peraturan Bupati (Perbup) yang ada.
"Kami sebagai masyarakat kepinginnya masalah ini sudah lah, selesai lah, tidak perlu ada ini itu, calon terpilih sudah ditetapkan, panitia desa sudah membuat keputusan," kata Alek pada TribunSumsel.com, Sabtu (18/11/2023).
Baca juga: Sosok Politisi Golkar Aga Khan Maju Caleg DPR RI Dapil Sumsel 2, Kerahkan Baraga Sampai Tingkat Desa
"Bahkan waktu penetapan malam itu ada pak bupati, ada pak kapolres, ada pak Dandim, dan pejabat-pejabat lainnya, serta disaksikan langsung oleh masyarakat Desa Karang Anyar," sambung Alek.
Dia berharap panitia pilkades tingkat kabupaten berpegang teguh pada hasil yang telah ditetapkan, meskipun ada riak-riak desakan agar dilakukan penghitungan atau pemilihan ulang.
"Kami sangat mendukung panitia kabupaten, kami yakin panitia kabupaten komitmen, kami juga mengapresiasi kepada ketua panitia desa telah menetapkan hasil pilkades dimenangkan oleh bapak Martono," ujar Alek.
Warga Desa Karang Anyar lainnya, Tauzi menambahkan bahwa masyarakat di desanya sebagian besar menginginkan polemik ini segera berakhir dan hasil pilkades sesuai yang telah ditetapkan yakni dimenangkan oleh Martono.
"Kami mendukung panitia kabupaten, kami menginginkan permasalahan ini cepat selesai, kami yakin pantia kabupaten akan berpegang teguh dengan hasil yang telah ditetapkan," katanya.
Menurut dia, masyarakat Desa Karang Anyar sebagian besar merasa sangat puas dengan hasil pilkades di desanya, karena dirasa telah terselenggara dengan transparan dan berkeadilan.
"Kami sebagian besar dari masyarakat akan terus mendukung calon kades terpilih yang sudah ditetapkan, jangan diganggu gugat lagi, kami akan mengawal hasil keputusan itu sampai pelantikan," katanya.
Sementara itu, warga Desa Karang Anyar lainnya, Arifin menambahkan, terkait masalah yang masih dipersoalkan yakni banyaknya suara tidak sah sebenarnya tak perlu dipermasalahkan lagi.
"Kalau mempersoalkan suara tidak sah ya calon kades terpilih bapak Martono itu juga banyak suaranya yang hangus, maksud saya sudah lah, ini sudah ditetapkan, yang terpilih ini merupakan kehendak Allah SWT," katanya.
Selidiki Tambang Emas Ilegal di Muratara, Polisi Temukan Alat Penambang yang Ditinggalkan |
![]() |
---|
Saat Warga Tertidur Lelap, 1 Rumah di Muratara di Hangus Terbakar, Kerugian Ratusan Juta |
![]() |
---|
4 Polisi di Muratara Dipecat, Terlibat Asusila Anak di bawah Umur, Narkoba, Hingga Calo Masuk Polisi |
![]() |
---|
Diadukan Warga, Pemakai Sekaligus Pengedar Sabu di Muratara Ditangkap Polisi, 14 Paket Sabu Disita |
![]() |
---|
Cemari Sungai, Warga Muratara Histeris Hingga Sujud Saat Demo, Minta Tambang Emas Ilegal Ditutup |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.