Berita Palembang

Harga Logam Mulia 1 Gram Sentuh Rp 1,1 Juta, Terkerek Naik Dampak Perang Israel Palestina

Pekan lalu harga logam mulia memecahkan rekor harga tertinggi hingga kini yakni Rp 1,1 jutaan, terkerek naik dampak perang Israel-Palestina.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Pekan lalu harga logam mulia memecahkan rekor harga tertinggi hingga kini yakni Rp 1,1 jutaan, terkerek naik dampak perang Israel-Palestina. Supervisor Butik Antam Palembang, Haris Bahalwan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Perang Israel Palestina yang masih berlangsung hingga kini membuat harga logam mulia ikut terkerek naik.

Dampaknya pekan lalu harga logam mulia memecahkan rekor harga tertinggi hingga kini yakni Rp 1,1 jutaan.

"Pekan lalu harga yang pecah rekor dan baru dua hari ini kembali turun karena kondisi di Timur Tengah mulai kondusif lagi," ujar Supervisor Butik Antam Palembang, Haris Bahalwan, Rabu (8/11/2023).

Haris mengatakan harga logam mulia pekan lalu berada diangka Rp 1,1 jutaan untuk harga jual dan harga beli kembali dibandrol Rp 1 jutaan.

Sedangkan harga hari ini dibandrol Rp 1.023.000 dan buy back Rp 988.700.

Baca juga: Bawaslu Tertibkan APK di PALI, Copot Baliho Caleg Sepanjang Jalan 5 Kecamatan

Bukan cuma harga jual saja yang memecahkan rekor pekan lalu tapi juga transaksi buy back juga memecahkan rekor penjualan terbanyak di tanah air.

"Ada 800 transaksi buy back di seluruh butik Antam di tanah air pekan lalu, jadi konsumen memanfaatkan menjual emasnya saat harga tinggi," ujar Haris.

Logam mulia yang paling banyak dijual konsumen umumnya simpanan lama yakni produk klasik dengan pecahan beragam mulai kecil hingga ukuran besar juga ada.

Sementara itu saat harga turun konsumen lebih banyak membeli logam mulia.

Begitu juga saat akhir tahun trennya penjualan logam mulia naik karena masyarakat Palembang sudah melek investasi emas.

Haris mengatakan saat ini penjualan logam mulia di butik Antam Palembang rata-rata 1 kg per hari atau sesuai target 25 kg per bulan.

"Meski harga sempat mahal namun stok emas aman dan cukup, begitu juga saat ini stok masih ada dan masyarakat semakin melek investasi emas," tutupnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved