Oknum Polisi Aniaya 2 Remaja
Sosok Aipda AS Oknum Polisi Aniaya 2 Remaja Hingga Pendengaran Terganggu, Disebut Sering Buat Onar
Inilah sosok Aipda AS selaku oknum polisi yang aniaya 2 orang remaja hingga pendengaran terganggu dan sakit tenggorokan, disebut sering buat onar..
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Kharisma Tri Saputra
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah sosok oknum polisi yang aniaya 2 orang remaja hingga pendengaran terganggu dan sakit tenggorokan.
Baca juga: Nasib Alifurrahman Sebar Isu Prabowo Tampar & Cekik Wamen, Terancam Dilaporkan ke Jalur Hukum
Diketahui jika sang polisi yang menganiaya 2 orang remaja di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu disebut sering membuat onar.

Lantas siapa sosok oknum polisi yang aniaya 2 orang remaja?
Sosok polisi yang aniaya 2 orang remaja itu diketahui bernama Aipda AS.
Aipda AS sendiri merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawangharjo.
Namun ia dikenal sebagai sosok polisi yang tempramen dan suka bikin masalah.
Nama Aipda AS jadi sorotan usai menganiaya 2 orang remaja di kompleks pertokoan Desa Kemadohbatur, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Saat itu aksi Aipda AS menghajar 2 remaja itu terekam oleh Closed Circuit Television (CCTV) dan menjadi viral di aplikasi pesan WhatsApp.
Menurut penuturan Kades Kemadohbatur, Ignatius Gebyar Adi Winarno, kedua korban yakni RK (20) buruh bengkel dan FR (17) pelajar SMA, warga Kecamatan Tawangharjo.
Dua remaja yang dihajar Aipda AS mengalami luka-luka.
FR yang merupakan pelajar mengaami kesulitan menelan dikarenakan tenggorokannya sakit.
"FR yang di bawah umur, tenggorokan sakit dan susah makan. Adapun RK pendengaran terganggu di gendang telinga akibat didekatkan knalpot yang dibleyer-bleyer," kata Adi saat dihubungi melalui ponsel, Senin (18/9/2023) lalu dilansir dari Kompas.com.
Baca juga: Viral Video Diduga Polisi Maki Pengemudi Motor dengan Kata Kasar, Tuding Ingin Kabur Saat Diperiksa
Baca juga: Sosok Aipda Abdullah, Oknum Polisi Maki hingga Ancam Patahkan SIM Pengendara Motor, Diklaim Menyesal
Sementara RK mengalami gangguan pendengaran akibat knalpot yang didekatkan dengan telinganya.
"Kemungkinan saat menyervis motor, ada knalpot dibleyer-bleyer hingga memicu kemarahan Aipda AS. Saat itu kata RK dan FR, ada teman-temannya yang datang membleyer motor dan pergi," tutur Adi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.