Kebakaran di Gandus Palembang

Korsleting Set Top Box Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Gandus Palembang, Polisi: Kami Selidiki

Korsleting Set Top Box Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Gandus Palembang, Polisi: Kami Selidiki

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD KURNIAWAN
Korsleting Set Top Box Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Gandus Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -  Terjadinya korsleting set top box (STB) di salah satu rumah warga diduga menjadi penyebab Kebakaran di Gandus Palembang, Rabu (19/7/2023). 

Dugaan set top box jadi penyebab Kebakaran di Gandus Palembang, diungkap Kapolsek Gandus, AKP Wanda Dhira Bernard.

Setidaknya ada 28 bangunan yang terdiri dari 19 bedeng dan 9 rumah yang hangus dalam Kebakaran di Gandus Palembang.

"Informasinya seperti itu (dari STB) korsleting yang memicu ledakan, namun pastinya masih diselidiki oleh Unit Identifikasi Polrestabes Palembang, " ujar Bernard saat dijumpai di TKP kebakaran. 

Baca juga: Isi Chat Vera Pengantin Hilang di Banyuasin 10 Hari Setelah Nikah, Tegas ke Suami: Tak Mau Pulang

Kesedihan teramat sangat dirasakan korban kebakaran di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang. Salah satunya Nuna, simpanan Rp 1 juta terbakar.
Kesedihan teramat sangat dirasakan korban kebakaran di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang. Salah satunya Nuna, simpanan Rp 1 juta terbakar. (TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN)

Lanjut dikatakan, korsleting Set Top Box terjadi di rumah salah satu warga yang masih terpasang ketika pemilik rumah pergi. 

Dia menerangkan untuk jumlah rumah yang terbakar bertambah dari informasi awal yang diterima sebelumnya. 

"Ada dua RT yang terdampak kebakaran ini jadi total 19 bedeng dan 9 rumah. Masing-masing satu KK, " sambungnya. 

Api baru bisa padam sekitar pukul 12:00 WIB, yang mana pemadaman dibantu oleh 15 unit mobil pemadam kebakaran baik dari darat dan sungai. 

Kesedihan Korban

Kesedihan teramat sangat dirasakan korban kebakaran di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lorong Masjid, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Rabu (19/7/2023) pagi.

Dari 28 rumah dan bedeng yang terbakar belum bisa ditaksir jumlah kerugian ditaksir.

Banyak dari korban kebakaran yang rumahnya terbakar belum sempat menyelamatkan barang-barang berharga bahkan uang yang mereka simpan di dalam rumah.

Salah satunya Nuna (45) seorang ibu rumah tangga yang harus kehilangan tempat tinggalnya. Selain rumah dan barang berharga.

Nuna juga kehilangan uang tunai senilai Rp 1 juta yang merupakan uang simpanannya dan suami.

"Uang saya ikut terbakar habis sudah barang-barang di rumah. Ada simpanan Rp 1 juta terbakar. Cuma pakaian di badan inilah yang selamat, " ujar Nuna saat dijumpai, Rabu (19/7/2023).

Menurut Nuna peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10:00 WIB, waktu itu ia sedang pergi berbelanja bahan untuk masak di rumah.

"Saya lagi di pasar belanja lihat asap hitam dari arah lorong rumah tempat tinggal. Makanya langsung pulang lagi, lihat sampai sini rumah sudah terbakar, " katanya.

Untuk sementara ia belum memastikan akan mengungsi dimana sementara waktu, ia berharap bantuan seperti makanan dan pakaian dari tetangga sekitar dan pemerintah. 

"Tolonglah dulu kami-kami ini yang jadi korban kebakaran, " katanya.

Kebakaran hebat ini membuat semua warga yang ada di dalam lorong panik berhamburan menyelamatkan barang-barang, karena posisi pemukiman yang padat penduduk.

Polisi telah memasang garis polisi dan menghimpun informasi penyebab dugaan kebakaran.

Kapolsek Gandus, AKP Wanda Dhira Bernard mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran korsleting listrik dari Set Top Box (STB) salah satu rumah yang masih terpasang ketika pemilik rumah pergi.

"Informasinya seperti itu (dari STB) korsleting yang memicu ledakan, namun pastinya masih diselidiki oleh Unit Identifikasi Polrestabes Palembang, " ujar Bernard saat dijumpai.

Dia menerangkan untuk jumlah rumah yang terbakar bertambah dari informasi awal yang diterima sebelumnya.

"Ada dua RT yang terdampak kebakaran ini jadi total 19 bedeng dan 9 rumah. Masing-masing satu KK, " sambungnya.

Api baru bisa padam sekitar pukul 12:00 WIB, yang mana pemadaman dibantu oleh 15 unit mobil pemadam kebakaran baik dari darat dan sungai.

Kronologi Kebakaran Versi Warga

Kronologi kebakaran yang terjadi di Jalan PSI Sido Ing Kenayan Lorong Masjid Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang. 

Informasi terbaru, ada sekitar bedeng 19 pintu dan 6 rumah semi permanen yang hangus dilalap si Jago merah.

Putri (31) salah satu korban kebakaran mengatakan api muncul dari bedeng milik Awa yang ditempati oleh Firmansyah.

Kebakaran disebabkan oleh kebocoran kompor gas, sebab salah satu anak tetangga yang mendengar suara letusan.

"Rumah orangtua saya yang terbakar. Ini muncul apinya dari bedeng yang ditempati oleh Firmansyah. Saya lagi di rumah tidur kemudian dikasih tahu ayah kalau kebakaran, " kata Putri, Rabu (19/7/2023).

Suara ledakan terdengar seperti dari kompor gas yang bocor. Penghuni rumah meninggalkan kompor ketika sedang menjemput anak sekolah.

"Ada suara meletup beberapa kali. Itu si Firmansyah lagi jemput anaknya sekolah, " katanya.

Api seketika membesar menyambar bedeng lainnya dan 6 rumah yang ada di sekitarnya.

Tak ada satupun barang yang bisa diselamatkan dan saat ini sisa-sisa api masih berusaha dipadamkan.

"Habis barang-barang ayah dan ibu. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, yang penting orangtua selamat tidak mikirke barang lagi pas kejadian," katanya.

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved