Kepsek Tewas Lakalantas di Musi Rawas
Sosok Yuharto Kepsek di Musi Rawas Tewas Kecelakaan Saat Hendak Aksi, Tinggalkan 2 Anak Balita
Yuharto (35) Kepala SD Negeri Pal 7 Desa Lubuk Besar Kabupaten Musi Rawas, meninggalkan seorang istri dan dua orang anak masih balita.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Yuharto (35) Kepala SD Negeri Pal 7 Desa Lubuk Besar Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) usai mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Depan SPBU Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti pada Selasa (02/05/2023) pagi sekira pukul 07.30 Wib.
Yuharto meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih balita.
Semasa hidup korban dikenal sosol baik dan ramah.
Pihak keluarga almarhum menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, dan berharap agar pihak kepolisian bisa memproses kan insiden tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
Hal itu disampaikan, Gustian yang merupakan paman korban, saat diwawancarai, Selasa (2/5/2023) siang di rumah duka yang berada di Perumahan Pesona 1 Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau.
Menurut Gustian, terkait kecelakaan yang menimpa keponakannya tersebut, pihak keluarga menganggap bahwa kejadian tersebut adalah musibah besar baginya.
"Ini musibah besar bagi kami sekeluarga," kata Gustian, Selasa (02/05/2023).
Baca juga: Kepsek Tewas Kecelakaan di Musi Rawas, Pengemudi Mobil Tabrak Korban Diamankan
Dikatakan Gustian, korban meninggal di usia yang masih muda, yakni diusia 35 tahun dan meninggalkan seorang istri dan juga 2 anak yang masih kecil.
"Anak pertamanya laki-laki dan anak keduanya perempuan. Mereka masih kecil-kecil dan masih butuh bimbingan ayahnya," ucapnya.
Gustian mengaku, tak ada firasat buruk sebelum kejadian. Korban, yang dikenal sebagai orang yang ramah dan baik oleh keluarganya.
"Dia ini (korban) orangnya seramah-ramahnya orang. Tidak ada firasat buruk, bahkan malamnya korban ini tidur dirumah oom nya yang ditinggalnya, kemudian paginya pulang karena mau tugas," jelasnya.
Dikatakan Gustian, korban pergi dari rumah untuk melaksanakan tugas di SD Negeri Pal 7 Desa Lubuk Besar, sebagai abdi negara yakni seorang guru.
"Jabatan terakhirnya yakni Kepala SD Negeri Pal 7 Desa Lubuk Besar. Baru sekitar 2 tahun dipercaya sebagai Kepala Sekolah," ungkapnya.
Pihak keluarga memaklumi kejadian tersebut. Sebab menurutnya, manusia hanya bisa berencana dan segalanya Tuhan lah yang menentukannya.
"Alhamdulillah, kecelakaan ini terakomodir oleh Polres Mura, dan yang menabrak juga mau bertanggung jawab. Kami sekeluarga menerima ini sebagai musibah," jelasnya.
Kepsek Tewas Lakalantas di Musi Rawas
Kepsek Tewas Kecelakaan di Musi Rawas
Yuharto Kepsek Tewas Kecelakaan di Musi Rawas
Berita Musi Rawas Hari Ini
Kronologis Kecelakaan Tewaskan Kepala Sekolah di Musi Rawas Terungkap, Terekam CCTV |
![]() |
---|
Dua Tahun Jabat Kepala Sekolah, Tewasnya Yuharto Akibat Kecelakaan Duka Dunia Pendidikan Musi Rawas |
![]() |
---|
Kepsek Tewas Kecelakaan di Musi Rawas, Pengemudi Mobil Tabrak Korban Diamankan |
![]() |
---|
Kronologi Kepsek di Musi Rawas Tewas Kecelakaan Saat Hendak Aksi, Motor Ditabrak Mobil |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Ingin Ikut Aksi Solidaritas Guru, Kepala Sekolah di Musi Rawas Tewas Kecelakaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.