Berita Kriminal Palembang

Pengeroyokan di 13 Ulu Palembang Tewaskan Satu Orang, Dua Pelaku Diringkus

Polisi menangkap dua dari tiga pelaku pengeroyokan yang menewaskan Apriansyah (22) di kelurahan 13 Ulu Palembang, Sabtu (22/4/2023)

Dokumentasi Polisi
M Keny Hermanto (19) dan Muhammad Ridwan (21) dua tersangka Pengeroyokan di 13 Ulu Palembang saat diamankan Polisi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polisi mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan Apriansyah (22) di kelurahan 13 Ulu Palembang, Sabtu (22/4/2023) dinihari

Polisi menangkap dua dari tiga pelaku pengeroyokan  yakni, M Keny Hermanto (19) dan Muhammad Ridwan (21) yang sama-sama warga Jalan KH Azhari, Kelurahan 14 Ulu Kecamatan SU II, Palembang.

Kapolsek Seberang Ulu II Kompol Bayu Arya Sakti mengatakan, kedua pelaku bersama satu DPO melakukan pengeroyokan kepada Apriansyah (22) yang meninggal dunia akibat luka bacok di bagian tubuhnya.

Dan Periansyah (25) luka pada punggung dan luka sayatan pada telapak tangan hingga menjalani perawatan ke RS Muhammadiyah.

"Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (22/4/2023) dinihari. Bahkan aksi penganiayaan dilakukan di dua  tempat yakni di Jalan KH Azhari Lorong Beringin Jaya, Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II, Palembang sekitar pukul 20:30 WIB, " kata Bayu saat dikonfirmasi, Rabu (26/4/2023).

Sebelum peristiwa pengeroyokan, ketiga pelaku yang berboncengan motor Aerox menyerang korban yang saat itu sedang nongkrong menggunakan celurit.

Lalu kedua korban melarikan diri dan belum sempat terluka.

Pelaku kembali mendatangi korban sekitar pukul 00:30 WIB saat itu korban sedang bermain game.

"Para pelaku ini langsung melakukan penyerangan, namun korban dan saksi berhasil menyelamatkan diri dan membubarkan diri, " katanya.

Pelaku kembali melakukan penyerangan dari arah belakang, hingga Periansyah jadi korban pembacokan menggunakan celurit.

Sementara korban Apriansyah yang sedang tertidur karena pengaruh minuman keras (miras) ikut terbacok, sehingga korban melompat kedalam rawa-rawa

Sementara korban lainnya melarikan diri.

"Korban Apriansyah sedang tertidur karena dalam pengaruh miras, setelah dibacok pelaku ia kabur dengan melompat ke rawa-rawa sehingga nyawanya tidak tertolong. Sedangkan Periansyah melarikan diri setelah mendapat luka bacok, " tuturnya.

Baca juga: Pengakuan Mumin, Ayah Tiri Tega Rampok dan Aniaya Anak di Palembang, Terungkap Motifnya

Dari laporan warga adanya penemuan mayat pada bawah kolong rumah warga dan petugas langsung mendatangi rumah sakit, namun akhirnya korban meninggal dunia dengan lebam pada bagian wajah.

"Sekitar pukul 05:00 WIB, kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya orang tenggelam pada bawah kolong rumah panggung, " ungkap dia.

Saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengejar pelaku yang masih DPO inisial MM (17).

"Untuk motifnya masih kita dalami, tetapi dugaannya para pelaku menyimpan dendam lama kepada korban," katanya.

 

Baca Berita Lainnya di Grup Whatsapp Tribun Sumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved