Liputan Khusus Tribun Sumsel

Banjir dan Longsor Landa Sumsel, Hantam Ratusan Rumah & Puluhan Hektar Sawah, 9 Kabupaten Terdampak

Curah hujan yang tinggi juga berakibat banjir dan longsor di OKU Selatan, OKU, dan PALI. Sabtu (11/3/2023) banjir juga melanda Musi Rawas dan Muratara

Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Warga Kampung 2 Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Lahat membersihkan halaman rumah dan sumur mereka dari lumpur pasca banjir bandang, Sabtu (11/3/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Banjir bandang dan longsor melanda sembilan kabupaten di Sumatera Selatan.

Dimulai dengan banjir bandang yang melanda Lahat sejak Kamis (9/3/2023) lalu, yang berdampak pada kabupaten di sekitarnya seperti Muaraenim, Pagaralam dan Empat Lawang.

Curah hujan yang tinggi juga berakibat banjir dan longsor di OKU Selatan, OKU, dan PALI.

Sabtu (11/3/2023) banjir juga melanda Musi Rawas dan Muratara.

Selain merendam ratusan rumah dan puluhan hektar sawah, 2 jenazah hanyut ditemukan warga Lahat.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lahat, Kamis (9/3/2023) mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak.

Selain merendam rumah, 40 hektar sawah terancam gagal panen.

Banjir juga merusak fasilitas pendidikan, fasilitas desa hingga menghanyutkan rumah.

Berikut desa desa di Kabupaten Lahat yang terkena banjir.

Di kecamatan Lahat banjir merendam 50 rumah warga di Kelurahan Kota Jaya.

Satu rumah warga atas nama Suandi hanyut terseret.

Kemudian di Desa Ulak Lebar, yang menenggelamkan Sawah warga di tepian sungai. Selanjutnya, Desa Padang Lengkuas dua unit rumah terendam air.

Di Kecamatan Lahat Selatan desa terkena banjir yakni desa Karang Anyar.

Banjir menghanyutkan fasilitas Wisata cafe resto Demang Kenasin.

Kemudian di Desa Tanjung Payang, air merendam Tepian Ayek Lematang Bawah Jembatan Benteng. Di Desa Tanjung Tebat, selain merendam rumah ada satu unit rumah warga yang hanyut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved