Vonis Bharada E

Nikita Mirzani Protes Bharada E Masih jadi Polisi Padahal Bunuh Brigadir J : Jangan Pilih Kasih

Pasca meradang mendengar putusan vonis ringan, Nikita Mirzani kembali meluapkan kemarahannya lagi terkait hasil sidang kode etik Bharada E jadi polisi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
ig/nikitamirzanimawardi172/tribunnews.com
Nikita Mirzani kembali meluapkan kemarahannya lagi terkait hasil sidang kode etik Bharada E alias Richard Eliezer yang ditetapkan kembali menjadi polisi 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri

TRIBUNSUMSEL.COM- Nikita Mirzani salah satu artis tanah air protes perihal Bharada E yang mendapat vonis hukuman ringan dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Bharada E.

Pasca meradang mendengar putusan vonis tersebut, Nikita Mirzani kembali meluapkan kemarahannya lagi terkait hasil sidang kode etik Bharada E alias Richard Eliezer.

Hasilnya sidang kode etik, Bharada Richard Eliezer diputuskan tetap sebagai anggota Polri dan hanya diberi sanksi demosi selama 1 tahun.

Bharada E tak diberhentikan dari institusi kepolisian sehingga masih bisa untuk melanjutkan kariernya.

Keberuntungan Richard inilah yang membuat Nikita Mirzani semakin berang sampai menyenggol Kapolri.

Baca juga: Bharada E Divonis Lebih Ringan Karena Jujur, Nikita Mirzani Meradang: Harusnya Mati Bareng Bosnya

Nikita Mirzani kembali meluapkan kemarahannya lagi terkait hasil sidang kode etik Bharada E
Nikita Mirzani kembali meluapkan kemarahannya lagi terkait hasil sidang kode etik Bharada E alias Richard Eliezer kembali jadi polisi

"Teruntuk bapak kaporli @listyosigitprabowo beserta jajaran nya yang terhormat," tulis Nikita Mirzani mengawali di Insta Stories miliknya, Kamis (23/2/2023).

Wanita akrab disapa Nyai ini mengaku heran dan mempertanyakan alasan polri bisa melanjutkan karier Bharada E sebagai polisi.

Pasalnya, menurut Niki, peran Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo tersebut merupakan seorang eksekutor.

Tak hanya itu, Nikita Mirzani juga menyinggung soal kejujuran mantan ajudan Ferdy Sambo itu selama sidang.

"Saya bertanya Knp barada E yg jelas2 sudah membunuh & menembak apapaun alasan nya krn di suruh atasan masih bisa menjabat sebagai polisi?? Dia jg jujur krn takut di hukum mati. Bukan krn emang mau jujur dari hati. Setelah di iming2 in klo jujur nerima hukuman yg sangat ringan baru tuh sih barada E jujur," cetusnya.

Lebih lanjut, sahabat Fitri Salhuteru ini ngegas menyinggung soal pilih kasih.

Baca juga: Nikita Mirzani Nilai Vonis 1,5 Tahun Bharada E Tak Adil, Harusnya 5 Tahun: Sentil Jaksa Tak Banding

Terkait ini, Nikita Mirzani meminta agar Kapolri dapat berlaku adil terhadap polisi lainnya yang ikut terseret kasus Ferdy Sambo.

"Ya kalau begitu jangan pilih kasih. Semua oknum polisi yg di vonis bersalah udah di penjara jangan di pecat. Sama semua yg terlibat kasus sambo juga jangan di pecat Yang nembak itu cuma sambo & barada e." tegas Nikita.

Nikita menilai jika para polisi yang ikut terlibat itu tidak memiliki peran menghabisi nyawa seseornag.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved