Berita Palembang

Beli Gas 3 Kg Pakai Aplikasi Belum Diterapkan di Sumsel, Ini Alasan Pertamina

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel mengungkap alasan belum menerapkan beli gas 3 kg pakai aplikasi di Sumsel.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel mengungkap alasan belum menerapkan beli gas 3 kg pakai aplikasi di Sumsel, Rabu (11/1/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pertamina Patra Niaga Sumbagsel mengungkap alasan belum menerapkan beli gas 3 kg pakai aplikasi di Sumsel.

Pertamina juga mengimbau agar warga yang ingin memakai gas elpiji 3 kg membeli di pangkalan resmi.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan hingga kini belum ada arahan apapun dari pusat sehingga pembelian gas 3 kg untuk rakyat miskin ini masih boleh dibeli langsung ke agen atau pangkalan seperti biasa.

Meskipun pemerintah sebelumnya menginformasikan akan mengujicoba pembelian liquefied petroleum gas (elpij) 3 kg dengan MyPertamina mulai 2023

"Iya belum ada arahan apapun dari pusat," kata Nikho, Rabu (11/1/2023).

Nikho menambahkan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus berkomitmen untuk memastikan distribusi LPG Subsidi dapat tepat sasaran.

Baca juga: Pria Paruh Baya di Lahat Videokan Kekerasan Seksual Anak, Korban Bocah Usia 7 Tahun

Nikho mengatakan khusus di wilayah Sumbagsel hingga saat ini masih tahap persiapan dan menunggu arahan lebih lanjut, untuk kemudian kita sosialisasikan ke masyarakat.

Masyarakat tidak perlu khawatir dikarenakan tidak ada perubahan dalam cara pembelian, konsumen juga tidak perlu download aplikasi.

Pertamina menghimbau agar masyarakat melakukan pembelian di pangkalan resmi sehingga bisa memperoleh tabung LPG Subsidi 3 Kg dengan harga yang telah ditetapkan sesuai HET.

Sebelumnya, pembelian gas LPG Pakai MyPertamina berlaku mulai 2023, dan sebelum kebijakan diterapkan pemerintah akan mengujicoba terlebih dahulu.

Saat ini Pertamina Sumbagsel masih menunggu arahan dari pemerintah terkait kebijakan tersebut.

Ujicoba pembelian liquefied petroleum gas (elpiji) 3 kg dengan MyPertamina mulai 2023 diungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen Migas Kementerian ESDM) Tutuka Ariadji saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/12/2022).

Tutuka mengatakan, saat ini uji coba pembelian elpiji 3 kg dengan MyPertamina sudah dilakukan di beberapa daerah.

"Tapi tahun depan akan full-kan registrasinya di seluruh Indonesia," ujar Tutuka, dikutip Kompas.com, Senin (12/12/2022).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved