Berita Palembang
Viral Tukang Susu Keliling Diduga Berbuat Asusila ke Siswa SDN 113 di Sako Palembang, Sekolah Tegas
Hirzati mengatakan awalnya tidak memiliki prasangka buruk pada pedagang susu keliling tersebut karena yang berjualan ini mencari nafkah.
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Viral beredar video dan foto yang bernarasi waspada diduga pelaku pedofil yang melakukan dugaan pelecehan seksual pada siswa sekolah di kawasan Sako Palembang.
Foto dan video yang beredar itu berasal dari SD Negeri 113 yang memperlihatkan seorang pedagang susu keliling segar dimintai keterangan oleh sekolah dan membuat pernyataan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
Kepala SDN 113, Hj Hirzati Yusro mengatakan kasus dugaan pelecehan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan kini penjualan susu itu tidak diperbolehkan lagi berjalan di dekat lingkungan sekolah tersebut.
Hirzati mengatakan awalnya tidak memiliki prasangka buruk pada pedagang susu keliling tersebut karena yang berjualan ini mencari nafkah.
Namun ia tidak menyangka jika perbuatan penjual susu itu ternyata meresahkan masyarakat dan wali murid.
Sehingga diambil tindakan tegas dengan membuat surat perjanjian agar pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya dan tidak lagi berjualan di lingkungan SDN 113 dan juga Sako.
"Kita tempuh jalur kekeluargaan dulu kalau bisa dan kini masalah ini sudah selesai dan aman," ujarnya, Jumat (29/8/2025).
Hirzati juga menekannya pentingnya edukasi dini pada siswa agar mereka tahu area mana saja dari tubuhnya yang tidak boleh dipegang orang lain agar terhindar dari pelecehan seksual.
Edukasi itu sudah dilakukan di sekolah dengan cara disampaikan oleh wali kelas pada siswa di kelas, disampaikan saat upacara dan saat pengajian Jumat berkah.
"Orangtua juga harus kembali mengingatkan anak-anaknya agar penting mengajarkan edukasi perlindungan diri agar tidak jadi korban kekerasan seksual," ujarnya.
Baca juga: Kades Ulak Segara Ogan Ilir Terjerat Kasus Asusila dengan Istri Orang, Warga Demo Minta Sanksi Tegas
Baca juga: Viral Oknum Guru SMP Chat Mesum ke Murid, DPRD Prabumulih Minta Pemkot dan Polisi Bertindak Tegas
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Sri Hartati mengatakan perjanjian itu dibuat pada Rabu (27/8/2025) dan difoto sebagai bukti bahwa sekolah mengambil tindakan tegas atas dugaan kasus pelecehan siswa itu.
Namun sekolah juga tidak bisa membawa kasus itu ke ranah hukum karena kurang bukti pendukung. Hanya berdasarkan pengakuan siswa saja.
Menurutnya ada seorang siswa laki-laki yang melapor pada orang tuanya diajak penjualan susu itu berswafoto saat membeli susu.
Namun saat berswafoto itu, penjual susu kemudian terjadi pelecehan.
Setelah menerima laporan dari wali murid itu, sekolah kemudian mengambil tindakan dengan mendalami kejadian itu.
Herman Deru Pastikan Pembangunan Palembang New Port Seluas 59 Hektare di Tanjung Carat Siap Dibangun |
![]() |
---|
Diabetes dan TBC Masih Signifikan di Indonesia, Generali Ajak Masyarakat Rutin Cek Kesehatan |
![]() |
---|
Akibat Korsleting Listrik, 1 Rumah di Kertapati Palembang Terbakar, Ketika Itu Pemilik Sedang Tidur |
![]() |
---|
Daftar Ruas Jalan di Palembang yang Bakal Diperbaiki, Pemkot Siapkan Pagu Anggaran Rp 145 M |
![]() |
---|
Akun Mobile Legend Hilang, Pemuda di Palembang Lapor Polisi, Awalnya Bakal Dibayar Pembeli Rp 3 Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.