Berita Musi Rawas

Motor Terbakar di Pom Bensin Depan SPBU Rupit Muratara, Diduga Pengepul Ngepok Minyak

Motor terbakar di Pom bensin depan pintu keluar SPBU Rupit di Jalinsum Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, diduga pengepul ngepok minyak.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Motor terbakar di Pom bensin depan pintu keluar SPBU Rupit di Jalinsum Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, diduga pengepul ngepok minyak. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Heboh motor terbakar di Pom  bensin depan pintu keluar SPBU Rupit di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kamis (8/12/2022).

Diduga motor yang terbakar depan SPBU tersebut adalah pengepul atau pengepok minyak karena ukuran tangki minyak cukup besar, ditanggapi polisi. 

Kapolsek Muara Rupit, AKP Hermansyah mengatakan kejadian terbakarnya sepeda motor tersebut sudah ditanganinya.

Dia sudah berkoordinasi dengan petugas SPBU Rupit, lalu mengamankan sepeda motor yang terbakar itu.

Hermansyah belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut, dan masih dalam penyelidikan.

"Sudah kita tangani, sepeda motornya sudah kita amankan di Polsek, penyebabnya masih kita selidiki," katanya.

Baca juga: Demo di Musi Rawas Tuntut Bupati Mundur dari Jabatan, Ini Respon Bupati Hj Ratna Machmud

Warga di sekitaran SPBU Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dibuat kaget atas peristiwa sepeda motor terbakar tersebut.

Menurut warga, motor bertangki besar yang dikendarai seorang pria dewasa itu terbakar usai membeli BBM jenis pertalite di SPBU tersebut.

"Dia baru sudah beli minyak, keluar SPBU, terus ada api di motornya, dia laki-laki, tidak tahu saya namanya, mungkin orang Rupit inilah," kata Andi, warga dibincangi di lokasi kejadian.

Dia mengungkapkan, api muncul secara tiba-tiba dari bagian bawah tangki sepeda motor itu sehingga langsung dilepas oleh pengendaranya.

Begitu dilepas, minyak dalam tangki tertumpah ke jalan hingga api membesar dengan asap hitam tebal membumbung tinggi.

"Iya apinya sempat lumayan besar, karena minyaknya tumpah melebar di jalan, tapi apinya cuma sebentar paling sekitar 10 menit sudah padam, warga bantu padamkan," ujar Andi.

Sepeda motor yang terbakar itu disebut-sebut merupakan pengepul minyak atau dikenal masyarakat setempat dengan sebutan "ngepok".

Namun, Andi membantah, bahwa pemilik sepeda motor itu bukan pengepul BBM, melainkan warga biasa yang membeli minyak di SPBU.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved