Berita Pagaralam

Relawan Hilang Terseret Arus Sungai Endikat Pagaralam, Tim Temukan Sepatu

Tim Gabungan melakukan pencarian relawan yang hanyut tenggelam di Sungai Endikat Pagaralam, Sabtu (22/10/2022)

SRIPOKU/WAWAN
Tim gabungan pencarian Ari Alpandi salah seorang relewan yang hilang terseret arus Sungan Endikat saat menunjukan sepatu korban yang baru ditemukan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Ari Alpandi (36)  seorang relawan dilaporkan hilang terseret arus sungai saat melakukan pencarian Fahrudin (58) korban hanyut di Sungai Endikat Pagaralam, Sabtu (22/10/2022)

Relawan bernama Ari Alpandi (36) Warga Bedeng Munir Kota Pagar Alam dilaporkan terseret  arus saat melakukan pencarian pada Sabtu (22/10/2022) kemarin sekira pukul 13.00 WIB

Diketahui, Fahrudin (58) warga Suka Cinta yang hilang terseret arus sungai pada Sabtu (15/10/2022) kemarin sehingga tim gabungan melakukan pencarian selama satu pekan.

Untuk itu tim gabungan harus kembali berjibaku melakukan pencarian, namun kali ini dengan korban yang berbeda di lokasi yang sama yaitu dikawasan sungai Endikat Kecamatan Dempo Selatan. 

Informasi yang berhasil dihimpun, tim yang turun kali ini yaitu tim gabungan dari BPBD, Tagana, dan Relawan Forum Pecinta Alam (FORPA) Pagar Alam, serta pihak keluarga korban. Namun, pencarian kali ini tanpa satupun personil dari Basarnas. 

Dengan hal ini, salah satu tim gabungan yang tak ingin namanya disebut mengatakan beberapa personil tim cukup mempertanyakan terkait tidak ikutnya Basarnas dalam pencarian tersebut. 

"Kami rasa yang lebih bertanggung jawab dan merupakan tupoksi dalam pencarian korban hanyut ini salah satunya Basarnas, namun kenapa kali ini mereka tidak ikut, kami jadi bingung," ujarnya.

Terpisah DanPos Basarnas Kota Pagar Alam Hedi Tusansi saat di konfirmasi menuturkan, jika pihaknya bukan tidak turun kelokasi untuk membantu melakukan pencarian bersama tim lainya.

"Bukan tidak ikut turun mencari, namun kami masih menunggu Surat Perintah Tugas (SPT) dari kantor. Sebab Ia menuturkan sebagai instansi pihaknya tidak bisa bergerak sebelum ada surat tugas dari kantor," katanya.

Dijelaskan Hedi, Basarnas akan tetap melakukan pencarian, namun memang tidak berbarengan dengan tim lainya, karena harus terlebih dahulu menunggu SPT. Jadi untuk hari ini 6 anggota Basarnas yang akan turun menyusul tim pencarin.(one)

 

Sepatu Ditemukan

 

Tim gabungan dari BPBD, Forpa Besemah dan Tagana Kota Pagar Alam menemukan sepatu Ari Alpandi (36) seorang relawan yang hilang terseret arus Sungai Endikat saat sedang melalukan pencarian Fahrudin (58) warga Suka Cinta yang hilang terseret arus sungai pada Sabtu (15/10/2022) kemarin.

Sepatu itu ditemukan dikawasan aliran sungai Endikat tepatnya dikawasan Desa Rinduati Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat.

"Tim menemukan sepatu korban yang tersangkut. Namun hanya ditemukan satu saja. Namun korban masih belum ditemukan," ujar Didi salah satu tim pencarian.

Informasi yang berhasil dihimpun sebelumnya, tim yang turun kali ini yaitu tim gabungan dari BPBD, Tagana, dan Relawan Forum Pecinta Alam (FORPA) Pagar Alam, serta pihak keluarga korban. 

Baca juga: Siasati Harga Cabai Turun, Petani di Pagaralam Pilih Jual Online, Ini Alasannya

Tadi malam dikabarkan keluarga korban menunggu ditepian Sungai Endikat tepatnya dikawasan Desa Lubuk Pakam Kecamatan Gumay Ulu.

"Tim terus melakukan pencarian sampai sore dan jika air sungai tidak keruh dan besar. Pasalnya saat ini sedang musim hujan jadi arus sungai kadang tiba-tiba membesar dan bisa membahayakan tim lainnya," katanya (SP/WAWAN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved