Imlek 2573

Penjelasan Ilmiah Kenapa Imlek Identik Dengan Hujan Cerita Legenda Dibaliknya Terungkap, Keberkahaan

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjawab mengenai mengapa Imlek identik dengan hujan.

Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD
Ratusan umat Buddha datang dan sembahyang di Wihara Dharmakirti Palembang menjelang perayaan tahun baru Imlek 2022, Senin (31/2/2022) malam 

Cerita itu dibagikan ulang oleh Ketua Yayasan Kelenteng Kebun Jeruk TITD Low Lie Bio Semarang, Indra Satya Hadinata.

Indra mengungkapkan, nenek moyang orang Tionghoa bermata pencaharian petani.

Mereka mengandalkan penghidupan murni dari hasil bercocok tanam. Nah, Tahun Baru Imlek rupanya jadi penanda datangnya musim semi.

"Di Tiongkok yang kala itu mayoritas penduduknya hidup bertani, perayaan Imlek inilah sebagai perayaan musim semi," tutur Indra.

Musim semi membawa kabar gembira dan pengharapan bagi petani.

Pasalnya, di momen ini mereka dapat memulai kegiatan bercocok tanam pasca berlalunya musim dingin yang menyebabkan aktivitas bekerja mereka terhenti.

Meski orang Tionghoa kini banyak yang tak bekerja sebagai petani, mereka tetap melanggengkan tradisi ini.

Indra mempercayai, hujan sebagaimana unsur air, selalu mendatangkan rezeki.

 "Air merupakan satu sumber kehidupan. Maka waktu Tahun Baru Imlek sering bersamaan dengan turunnya hujan karena dipercaya membawa rizki bagi orang Tionghoa," katanya.

Jadi, itulah mengapa hujan di Tahun Baru Imlek adalah perlambang akan ada banyak rezeki dan keberuntungan menunggu di tahun baru. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Mengapa Hujan saat Imlek Identik dengan Rezeki Menurut Orang Tionghoa? Ternyata Ada Ceritanya.

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved