Berita Prabumulih

Pelajar Membuat KIA di Disdukcapil Prabumulih Sudah Capai 41 Persen

Wajib KIA di Kota Prabumulih sebanyak 52.463 jiwa dan realisasi saat ini sudah 41 persen maka melebih target dari pemerintah pusat.

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Sejumlah pelajar ketika mengurus KIA di kantor Disdukcapil di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di sebelah Gedung DPRD Prabumulih, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kepala Dinas Kependudukam dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah kota Prabumulih, Heriyadi Kori SH mengungkapkan hingga saat ini realisasi pembuatan Kartu Identitas  Anak (KIA) di kota nanas telah mencapai 41,02 persen.

"Realisasi anak telah membuat KIA di kita sudah cukup tinggi yakni 41 persen dari total anak wajib memiliki identitas," ungkap Heriyadi ketika diwawancarai, Senin (23/8/2021).

Heriyadi menuturkan, berdasarkan data pihaknya wajib KIA di Kota Prabumulih sebanyak 52.463 jiwa dan dengan realisasi 41 persen maka melebih target dari pemerintah pusat.

"Secara nasional kita sudah melebihi yang ditargetkan kementerian yaitu sebesar 25 persen," katanya.

Lebih lanjut Heriyadi menuturkan, capaian 41,02 persen tersebut masih rendah dari target pihaknya saat melakukan penyusunan program kerja yakni 80 sampai 90 persen penerbitan KIA pada akhir tahun 2020 lalu.

"Sebetulnya target kita pada Desember 2020 lalu paling tidak 80 sampai 90 persen anak sudah miliki KIA, tapi karena keadaan daring (sekolah dalam jaringan) jadi tidak tercapai tidak sesuai ekspektasi," tuturnya.

Heriyadi menhelaskan, dalam pembuatan KIA tersebut pihaknya menggandeng sekolah-sekolah yang ada di Kota Prabumulih untuk mengumpulkan syarat secara kolektif.

"Karena siswa harus mengumpulkan data akte kelahiran sama KK orang tuanya dan foto, kita mintakan kerjasama dengan pihak sekolah namun karena kondisi saat ini menjadi terhambat," ungkapnya.

Disinggung apa langkah yang dilakukan agar penerbitan KIA dapat tuntas, Haryadi menuturkan pihaknya akan lebih meningkatkan kerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada.

"Kita akan meningkatkan kerjasama dengan pihak sekolah agar cepat tuntas," lanjutnya.

Baca juga: Sudah Berdamai, Lima Warga Minta Ganti Rugi Tol Dibayar, BPN Prabumulih Tunggu LO Kejaksaan

Heryadi menambahkan, selain kolektif melalui sekolah pihaknya juga tetap melayani untuk pengurusan langsung ke kantor terlebih keperluan mendesak.

"Misal anak pindah ikut orang tua ke luar kota mau masuk sekolah harus ada KIA maka akan kita bantu secepat mungkin untuk mengurusnya," tambahnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved