Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Aksi 2 Bajing Loncat Lempar Karet Curian dari Truk Ketahuan, Sempat Melawan Saat Dibekuk Polisi

Setibanya di TKP saya mendengar pintu bak belakang berbunyi, saat melihat dari spion sebelah kiri saya ada orang mengambil getah karet.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/MELISA WULANDARI
Dua pelaku bajing loncat Sandra dan Zaini yang meresahkan pengusaha karet ditangkap polisi, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua pelaku bajing loncat Sandra (31) dan Zaini (34) warga Jalan Lettu Karim Kadir Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Palembang yang meresahkan pengusaha karet di kawasan Gandus dibekuk tim Beguyur Bae Unit Opsnal Ranmor Polrestabes Palembang pada Selasa (8/6/2021) sekira pukul 11.30.

Penangkapan dua pelaku bajing loncat ini hanya berselang beberapa jam usai korban Budi Santoso (36) warga Desa Toto Makmur Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung menjadi korban.

Informasi dihimpun, sopir ini sedang mengangkut getah karet dari Tulang Bawang Barat menuju pabrik karet di Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (8/6/2021) sekira pukul 05.30.

Saat melintas di Jalan Lettu Karim Kadir Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, dia disatroni dua pelaku bajing loncat yang mengambil 5 keping getah karet dari atas mobil truk yang dikemudikannya.

Tim Beguyur Bae dipimpin Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa yang menerima laporan dari korban langsung bergerak cepat, melakukan penyelidikan dan pengejaran kepada kedua pelaku.

Namun pada saat akan dibekuk, dua pelaku bajing loncat ini berusaha kabur, petugas pun memberikan peringatan kepada pelaku namun tidak digubris hingga akhirnya kedua orang ini diberi tindakan tegas terukur berupa timah panas ke arah betis.

Ketika melapor, korban Budi berangkat dari Tulang Bawang Barat dengan truk nopol BE 9231 Q dengan muatan 7 ton getah karet menuju pabrik karet di Gandus Palembang.

"Setibanya di TKP saya mendengar pintu bak belakang berbunyi, saat melihat dari spion sebelah kiri saya ada orang mengambil getah karet yang dilempar ke bawah truk dan disambut pelaku lain dan dinaikkan di atas sepeda motor," kata Budi.

Melihat ada yang mengambil getah karet lalu dirinya menghentikan mobil. Saat dia berhenti pelaku yang di atas mobil melompat dan berlari, setelah dicek ada 5 keping getah karet yang telah diambil pelaku.

"Total kerugian sebesar Rp 2,5 juta. Kebetulan pada saat kejadian itu saya turun bertemu anggota Unit Ranmor yang sedang hunting melakukan patroli dan menceritakan kejadian," terangnya.

Baca juga: Pilkades PAW di 2 Desa di Muratara Mulai Dilaksanakan, Ini Tahapannya

Baca juga: Kandidat Cuma Mau Cari Duit di Pilkada Lebih Baik Mundur, Ini Kata Pengamat Politik Bagindo Togar

Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail membenarkan sudah mengamankan dua pelaku bajing loncat.

"Pelaku sudah diamankan saat beraksi oleh Unit Ranmor yang sedang patroli hunting. Diamankan juga barang bukti berupa 5 keping getah karet hasil curian," jelas Tri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021).

Dia juga menghimbau kepada para sopir yang membawa getah karet untuk lebih berhati hati lagi, dan memperketat keamanan.

“Bisa dengan lebih kuat mengikat terpal sehingga tidak mudah dibuka. Kedepan untuk menjaga keamanan dari para bajing loncat, kami juga akan lebih tingkatkan patroli bahkan menempatkan personil Reskrim di lokasi yang dianggap rawan kejahatan," tutupnya. 

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved