Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Temui Bos HK di Jakarta, Bupati OI Perjuangkan Exit Tol Indraprabu di Kecamatan Payaraman

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar membuka wacana untuk membangun exit jalan tol Indralaya-Prabumulih di Desa Talang Seleman, Kecamatan Payaraman.

TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (tengah), Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar (kiri) dan Project Director Tol Indraprabu dari Hutama Karya (Persero) Divisi Pembangunan Jalan Tol, Hasan Turcahyo, saat berada di kilometer 8 trase tol Indraprabu, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar membuka wacana untuk membangun exit jalan tol Indralaya-Prabumulih (Indraprabu) di Desa Talang Seleman, Kecamatan Payaraman.

Panca pun mengemukakan gagasannya ini kepada Direksi PT Hutama Karya sebagai pihak yang menggarap proyek tol Indraprabu.

Kedatangan Panca di HK Tower di Jakarta, disambut Direktur Operasi 1 PT Hutama Karya, Novias Nurendra, Executive Vice President Divisi Pengembangan Bisnis dan Investasi, Rizal Sucipto dan Vice President Pembangunan Jalan Tol, Ramos Pardede.

"Pada pertemuan di Jakarta kemarin, saya memperjuangkan untuk adanya pintu tol Indraprabu di wilayah Talang Seleman, Kecamatan Payaraman," kata Panca melalui rilis yang diterima TribunSumsel.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Kades Serijabo Ogan Ilir Diberhentikan, Perpisahan Penuh Haru Beredar di Medsos

Menurut Panca, pertemuan ini masih dalam proses penjajakan dan menyatukan persepsi dengan PT Hutama Karya.

Adapun mengenai teknis dan hal-hal lainnya mengenai wacana pembangunan exit tol Indraprabu ini, akan dibahas lebih lanjut.

"Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan dapat terpenuhi sehingga membawa dampak kemajuan untuk Ogan Ilir," ujar Panca.

Pada kesempatan tersebut, Panca juga membahas pilot project percepatan pembangunan kota Indralaya yang menjadi penyangga kota Palembang.

"Penjajakan kerjasama bidang pembangunan ini sesungguhnya bertujuan menciptakan multiplier effect pada pembangunan ekonomi di Ogan Ilir," tukas Panca.

Seperti diketahui, jalan bebas hambatan atau jalan tol Indraprabu merupakan salah satu rangkaian ruas Palembang hingga ke Bengkulu yang memiliki panjang 64,8 kilometer.

Baca juga: Tiga Kasus Pembunuhan Sadis di Ogan Ilir Triwulan Pertama 2021, Ini Kata Pengamat Sosial

Project Director Tol Indraprabu dari Hutama Karya (Persero) Divisi Pembangunan Jalan Tol, Hasan Turcahyo memaparkan, tol dengan biaya konstruksi sebesar Rp 6,7 triliun ini melewati delapan kecamatan di dua daerah kabupaten dan satu daerah kota.

"Tol Indraprabu membentang mulai dari kecamatan Indralaya Utara, Indralaya, Tanjung Batu, Payaraman yang berada di wilayah Ogan Ilir," kata Hasan dihubungi terpisah.

"Kemudian kecamatan Kelekar dan Belida Darat di Muaraenim. Lalu kembali masuk wilayah Ogan Ilir di kecamatan Rambang Kuang dan berakhir di kecamatan Rambang Kapak Tengah di Prabumulih," jelas Hasan.

Pembangunan tol Indraprabu ditargetkan rampung pada triwulan kedua atau pertengahan tahun 2022.

"Konstruksi tol Indraprabu dimulai Juli 2020 dan ditargetkan rampung pada Juli 2022," kata Hasan.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved