Breaking News:

Berita Palembang

Alamsyah Bandar Sabu Divonis Mati, Sempat Mengaku Diare Hingga Hakim Tunda Sidang Putusan

Alamsyah (34) bandar divonis hukuman mati oleh hakim Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (17/2/2021). Ini aksi Alamsyah dalam menjalankan bisnisnya.

SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Sidang vonis mati terhadap terdakwa bandar sabu bernama Alamsyah yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (17/2/2021). Berikut aksi Alamsyah bandar narkotika lintas provinsi jaringan narkotika dengan rute langganan diantaranya Batam dan Kepulauan Riau 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Alamsyah (34) bandar narkotika lintas provinsi yang ditangkap dengan barang bukti 22 kg sabu divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (17/2/2021). 

Kuasa hukum terdakwa, Jurnelis SH mengatakan, akan memikirkan langkah selanjutnya untuk membela kliennya. 

"Kita tetap akan mengupayakan upaya hukum, meski memang sepertinya terdakwa ini tidak bisa dibela. Karena memang riwayat terdakwa pernah dihukum penjara," ujarnya. 

Baca juga: Breaking News: Bandar 22 Kg Sabu Divonis Mati, Berbelit-belit Saat Dipersidangan

Dikatakan Jurnelis, Alamsyah termasuk dalam jaringan narkotika dengan rute langganan diantaranya Batam dan Kepulauan Riau. 

Sebelumnya, empat rekan terdakwa sudah lebih dulu diputus bersalah oleh majelis hakim. 

Sayadi alias Ujang, Sandi Eko Wardo alias Kempong dan Canda mendapat hukuman seumur hidup penjara. 

Sedangkan Firmansyah yang bertindak sebagai kurir, divonis 11 tahun penjara. 

"Terdakwa Alamsyah mendapat hukuman paling berat, karena sebelumnya dia pernah dipenjara. Dia juga sempat kabur saat akan ditangkap. Itu yang jadi pertimbangan hakim," ujarnya. 

Sepak Terjang Alamsyah

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Palembang, kronologi terdakwa Alamsyah sempat melarikan diri, terjadi saat aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel melakukan penangkapan. 

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved