Pencurian Mobil di Palembang

Hindari Suara, Pencuri di Palembang Dorong Mobil Hasil Curian, Aksinya Terekam CCTV

Siasat pencuri yang mendorong mobil curiannya terekam kamera CCTV di  Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Palembang.

Tayang:
Dokumentasi/Rekaman CCTV
PENCURIAN MOBIL -- Iskandar saat menunjukkan posisi mobilnya diparkir sebelum dicuri oleh pelaku di Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Jumat (1/5/2026). Pelaku terekam CCTV dorong mobil supaya tidak terdengar suara mesin. 

Ringkasan Berita:
  • Terekam CCTV pencuri mendorong mobil curiannya di  Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Kota Palembang.
  • Dalam keadaan lampu yang masih menyala, pelaku justru mendorong mobil agar menjauh dari rumah korban.
  • Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, mengatakan telah mengerahkan personel untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Siasat pencuri yang mendorong mobil curiannya terekam kamera CCTV di  Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.

Mobil tersebut milik Iskandar (46), warga setempat yang sangat kaget mengetahui mobil miliknya telah hilang dicuri. 

Aksi pencurian itu terjadi pada 27 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Ia kehilangan satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul berwarna merah dengan nomor polisi BG 1129 CK yang diparkir di sekitar kediamannya.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku telah mengeluarkan mobil dari area halaman rumah dan menyalakan mesin mobil tersebut.

Dalam keadaan lampu yang masih menyala, pelaku justru mendorong mobil agar menjauh dari rumah korban.

Iskandar menceritakan bahwa sehari sebelum kejadian, terakhir kali ia memakai mobil adalah saat pulang dari acara kondangan.

Mobil baru diketahui hilang keesokan paginya ketika ia hendak mengantar anaknya mendaftar sekolah.

"Kemarin itu pulang jam 5 sore habis kondangan, saya capek. Paginya bangun mau mengantar anak pergi daftar SPMB, lihat mobil sudah tidak ada," ujar Iskandar, Jumat (1/5/2026).

Kemudian, Iskandar meminta izin kepada tetangganya yang memiliki CCTV. Ia menduga ada dua pelaku, satu orang bertugas mengawasi situasi dan satu orang lagi sebagai eksekutor. 

Menurutnya, pelaku sengaja mendorong mobil setelah keluar dari halaman agar suara mesin tidak terdengar.

"Halaman memang tidak ada pagar. Jadi, setelah pelaku mengambil mobil, dia memundurkannya terus didorong, mungkin takut suara mesin kedengaran," jelasnya.

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya telah mengerahkan personel untuk mempersempit ruang gerak pelaku di lapangan.

"Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV sebagai petunjuk utama. Saat ini, anggota masih melakukan penyisiran dan pengejaran untuk segera mengungkap pelaku," ujar Fauzi.

 

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved