Berita OKI

Harga Karet Anjlok, Petani Beralih Profesi Jadi Pemburu Harta Karun di eks Lahan Karhutla Cengal OKI

Harga Karet Anjlok, Petani Beralih Profesi Jadi Pencari Harta Karun di eks Lahan Karhutla Cengal OKI

Harga Karet Anjlok, Petani Beralih Profesi Jadi Pemburu Harta Karun di eks Lahan Karhutla Cengal OKI
Tribunsumsel.com/Nando
Warga Desa Ulak Gerondong, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir yang menyatakan jika masyarakat setiap harinya menggantungkan penghasilan dari mencari harta karun peninggalan, di lokasi dusun 4 talang petai. Posisi tepatnya di kanal 12, Senin (7/10/2019) 

"Sepanjang alur sungai penuh dengan tiang-tiang bekas rumah lama itu, kami mencari di bekas-bekas rumah lama. Warga menemukan benda berupa guci, dayung, " ungkapnya.

Dan satu lagi lokasi pencarian yaitu di daerah sungai serdang yang berupa lahan gambut, bekas warga menanam padi tetapi saat musim kemarau beralih menjadi tempat mencari harta karun.

"2017 kemarin sempat di tanam padi lokasinya, awal mula penemuan tidak sengaja saat ingin menanam padi tidak sengaja warga menemukan emas berupa cincin, setelah itu digali lebih dalam dan menemukan banyak benda-benda lainnya,"

"Memasuki musim penghujan lokasi sawah di tanami padi, namun setelah masuk musim kemarau warga memanfaatkan lahan tersebut untuk mencari harta karun," jelasnya.

Ditambahkan Marsan, bahkan dalam satu tempat bisa sampai 50 orang lebih masyarakat yang berbarengan mencari di lokasi.

"Karena jika ada warga yang menemukan benda berharga yang besar barulah banyak yang menyerbu lokasi itu, tetepi setelah 3-4 hari pendapatan tidak sesuai mulai lah sepi," bebernya.

Setelah menemukan benda berupa emas, warga yang menemukan biasanya langsung menjualnya ke toko-toko emas, dan jika menemukan guci akan di kumpulkan terlebih dahulu.

"Sampai sekarang di dusun 4, ditemukan beberapa guci mulai dari yang kecil hingga berukuran besar. Dan yang masih terkumpul di rumah warga ada sekitar 25 guci dengan keadaan utuh,"

"Sedangkan untuk emas warga memilih langsung menjual ketoko emas yang berada di pasar yang tidak jauh dari desa,"

"Penemuan yang paling bagus dan unik yaitu batu ukir dengan tulisan huruf cina dengan ukuran panjang sekitar 20 cm, dan lebar sekitar 5 cm, batu tersebut sempat di tawar pembeli dengan harga 3,5 juta," katanya lebih lanjut.

Halaman
1234
Penulis: Winando Davinchi
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved