Bidik Generasi Milenial, Badan Wakaf Indonesia Buka Layanan Melalui Aplikasi di Handphone

Wakaf adalah instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas dakwah, dan menjaga kemartabatan

Penulis: Melisa Wulandari |
Tribun Sumsel/ Melisa Wulandari
Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh saat jumpa pers di Palembang, Kamis (12/9/2019) 

"Target wakaf kami Rp 77 Triliun setahunnya. Ini wakaf uang belum termasuk wakaf saham dan wakaf lain-lainnya namun baru tercapai Rp199 Miliar pada 2018,"

"Artinya kinerja kami harus lebih progresif lagi dengan bantuan media kami yakin akan banyak orang yang berwakaf dan untuk info lengkap bisa cek di www.bwi.go.id," jelasnya.

Austalia Hibahkan Rp 450 Milyar untuk Pembangunan IPAL di Sumsel

Rektor Unsri Anis Saggaff mengatakan terkait wakaf goes to campus dan Unsri sebagai kampus pertama di luar Jawa yang dikunjungi oleh BWI.

Ia sangat bangga dengan adanya kegiatan ini.

"Saya selaku rektor menyampaikan belajar mengajar ada anak-anak kami yang tidak mampu, orangtua meninggal, bangkrut, tersangkut masalah keluarga dan lainnya," ujarnya.

"Dan mudah-mudahan dengan program ini bisa bersama-sama bersinergi. Mahasiswa Unsri itu ada sekitar 36 ribu, dosesn 1100, karyawan: 1200 apabila seminggu berwakaf Rp1000 atau lebih kan lumayan," katanya.

Dia juga mengatakan sebenarnya Unsri punya badan usaha namun badan usaha ini tidak boleh mengumpulkan dana di luar dari pemerintah tapi dengan adanya kegiatan ini pihaknya bisa bekerjasama dengan BWI.

"Tentang pengelolaan uang bisa serahkan ke BWI di inveskan kemana yang penting feed backnya bagi anak-anak yang memerlukan dana ini tidak boleh terjadi jadi kami carikan jalan keluarnya, bisa juga dengan membuat aplikasi wakaf," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved