Update: 2 Tahanan Kabur Polresta Palembang Ditembak Kakinya, Kini Tersisa 10 Buronan Lagi

Polresta Palembang terus melakukan pengejaran terhadap 12 tahanan yang masih kabur pada minggu (5/5/2019) lalu.

Update: 2 Tahanan Kabur Polresta Palembang Ditembak Kakinya, Kini Tersisa 10 Buronan Lagi
Ist.
Usai diamankan dan diberitindakan tegas, dua tahanan narkoba kabur, dievakuasi di RS. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polresta Palembang terus melakukan pengejaran terhadap 12 tahanan yang masih kabur pada minggu (5/5/2019) lalu.

Kini dua dari 12 tahanan kabur, yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) berhasil diringkus, kemarin minggu (9/6/2019).

Adapun kedua tahanan tersebut yakni, Syahril warga Jalan KH Umar Kecamatan Sebran Ulu I, Palembang dan Afis alias David warga Jalan KH Azhari Lorong Sungai Lumpur Darat Kecamatan SU II, Palembang.

Syahril diringkus petugas Satres Narkoba Polresta Palembang, pimpinan Kasat Res Narkoba, Kompol A Akbar ketika berada di Desa Tanjung Raya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.

Sedangkan, Afis alias David ditangkap petugas saat berada di Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir.

12 Orang Tahanan Kabur Palembang Masih Berkeliaran Bebas, Ini Foto-foto Mereka

12 Orang Tahanan Kabur Palembang Masih Berkeliaran Bebas, Ini Foto-foto Mereka

Keduanya tahanan ini terpaksa ditindak tegas dengan ditembak pada bagian betis kakinya karena mencoba melawan.

Sementara Kasat Narkoba Polresta Palembang Kompol Ahamd Akbar membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan tahanan kabur.

"Benar petugas berhasil menangkapn 2 dari 12 tahanan yang masih kabur. keduanya terpaksa dilumpuhkan karena melawan petugas saat hendak diamankan," ungkapnya.

Hingga saat ini, tersisa 10 tahanan kabur yang masih dalam pengejaran dan berstatus DPO.

Tak lupa Kompol Akbar mengimbau kepada seluruh masyarakat baik di Sumsel maupun diluar Sumsel untuk dapat melaporkan kepada kepolisian terdekat apabila melihat para tahanan.

Selanjutnya Akbar mengatakan untuk informasi dari tahanan tersebut sudah disebarluaskan guna mempermudah penangkapan.

"Data mereka sudah diinformasikan melalui Bareskrim Polri, artinya akan ada penyebarluasan data se-Indonesia," ungkapnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved