Ingat Nadia Murdad Wanita yang Jadi Budak Seks ISIS? Begini Kabarnya Sekarang usai Lepas dari ISIS

Kelompok teroris dunia Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kerap menimbulkan kesengsaraan di negara

Grid
Nadia Murdad 

TRIBUNSUMSEL.COM-Kelompok teroris dunia Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kerap menimbulkan kesengsaraan di negara yang mereka serang.

Salah satu yang terparah karena diduduki ISIS adalah Irak.

Dikutip dari AFP dan Kompas.com, Sabtu (6/10) saat ISIS menguasai Irak, etnis yang paling dirugikan ialah Yazidi.

Pada Agustus 2014 ISIS menyerang wilayah pegunungan Sinjar, Irak Utara di mana etnis Yazidi tinggal di sana.

Baca: Liga Inggris : Prediksi dan Live Streaming Tottenham Hotspur vs Cardiff Malam ini

Sejumlah truk pickup berisi ekstrimis ISIS bersenjata menyatroni desa Kocho.

ISIS kemudian menyerbu desa dan membunuh semua pria di desa tersebut.

Sedangkan anak-anak desa diculik dan dilatih untuk menjadi tentara mereka.

Lebih mengenaskannya lagi, perempuan-perempuan desa diciduk untuk dijadikan budak seks.

Baca: Liga Inggris : Prediksi dan Live Streaming Manchester United vs Newcastle United Malam ini

Salah satu perempuan dari desa tersebut adalah Nadia Murad.

Nadia (25) dan perempuan desa Kocho lainnya diangkut dengan truk untuk di bawa ke Mosul yang didaulat sebagai ibukota ISIS.

Selama tiga bulan lebih Nadia dan perempuan lainnya menjalani dunia bagai neraka di sana.

Mereka disiksa, dipukuli dan diperkosa berulang kali.

ISIS juga menghinakan kepercayaan mereka dan memaksa Nadia memeluk agama baru, yakni satu tuhan yang direpresentasikan dalam bentuk burung merak.

Baca: Bandar Narkoba Bernama Iran, Bongkar Penemuan Ladang Ganja di Mandailing Natal 7 Hektare

Ujung-ujungnya Nadia dipaksa juga menikahi seorang anggota ISIS yang menyuruhnya memakai make up serta pakaian ketat.

Tak tahan dengan siksaan neraka dunia itu, Nadia nekat kabur.

Ia berhasil selamat setelah mendapat bantuan keluarga Muslim untuk kabur keluar dari Mosul.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved