Berita OKI

Tim Pengendali Inflasi Daerah Pemkab OKI Akan Jaga Harga dan Pasokan Pangan Jelang Ramadan

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) melakukan rakor pemantauan

Pemkab OKI
Tim Pengendali Inflasi Daerah Pemkab OKI Akan Jaga Harga dan Pasokan Pangan Jelang Ramadan 

cukai tembakau dan tarif dasar listrik. Untuk memantau laju inflasi BI menurut dia selaku bagian dari TPID telah melakukan sinkronasi dan membagi zonasi wilayah

Baca: Bayern Muenchen Gagal Lolos, Kiper Sven Ulreich Jadi Biang Kerok Hingga Diberi Hukuman Ini

“Kita akan bagi zonasi kabupaten/kota di Sumsel untuk memudahkan koordinasi.

Jadi misalnya suatu komoditas surplus di satu Kabupaten bisa untuk menopang kabupaten lain agar sama-sama tetap stabil” tungkasnya.  

Sementara itu, kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, Sudiyanto Djakfar, S. Sos, M. Si mengungkapkan harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten OKI sampai saat ini masih relatif stabil.

Baca: Muncul Bareng Glenn Idol, Bentuk Tubuh Lucinta Luna Bikin Netizen Gagal Fokus!

berdasarkan peninjauan yang dilakukan, harga bahan kebutuhan pokok di Kota Kayuagung dan beberapa kecamatan terdekat belum ditemukan lonjakan harga.

“Untuk beras tetap normal Rp 10.000 dibawah HET. Untuk komoditi lain kenaikan hanya berkisar Rp.1000 sampai Rp. 3.000,

seperti telor ayam dari 19.000 naik jadi 22.000, namun yang naik signifikan daging ayam ras dari 32.000 ke 36.000 masalahnya

karena pasokan dari peternakan yang tersendat karena sedang masa pembesaran, mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan kembali normal” Ungkap Sudiyanto.

Baca: BREAKING NEWS: RSUD Muaradua OKUS Dapat Kiriman Peti Misterius di Ruang Depan UGD

Kestabilan beberapa bahan pokok seperti beras, cabe dan bawang merah di OKI menurut Sudiyanto karena perimbangan antara permintaan dan pasokan

“Kita mengandalkan pasokan dari petani lokal hingga tidak terlalu tergantung ke pasar induk yang ada di Palembang. Pasokan juga kita dapat dari Lampung” Tungkasnya.

Oleh karenanya Kadisdag menghimau warga tidak perlu resah dan panik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved