HUT TNI ke 72
Jokowi Sampai Harus Jalan Kaki karena Terjebak Macet Antuasias Warga Saksikan HUT TNI
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berjalan kaki bersama warga yang juga memadati lokasi peringatan HUT ke-72 TNI.
Mereka berjalan kaki bersama menuju lokasi upacara.
Rencananya, upacara peringatan HUT TNI diawali dengan parade pasukan dan defile berjumlah 5.932 orang yang terdiri dari Batalyon Upacara 1 Perwira Gabungan, Brigade Upacara II Akademi TNI, Brigade Upacara TNI AD, Brigade Upacara TNI AL, Brigade Upacara TNI AU, Batalyon Upacara PNS, Batalyon Komponen Cadangan, dan Batalyon Pasukan Lintas Sejarah TNT.
Tidak hanya parade, TNI juga menampilkan latihan gabungan dengan menggunakan alutsista andalan dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Saat menjadi inspektur upacara Presiden Joko Widodo mengingatkan Tentara Nasional Indonesia ( TNI) untuk setia kepada pemerintahan yang sah.
Awalnya, Jokowi menyinggung pesan Jenderal Besar Sudirman tentang jati diri TNI, bahwa loyalitas tentara adalah untuk kepentingan negara.
"Loyalitas negara itu kesetiaan kepada pemerintah yang sah," ujar Jokowi di hadapan ribuan prajurit TNI yang hadir.
Jokowi mengatakan, TNI adalah milik nasional yang harus berada di atas semua golongan. TNI harus berpihak kepada seluruh rakyat.
"Tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik dan tidak masuk ke kancah politk praktis," ujar Jokowi.
Jokowi pun berterima kasih atas kesetiaan TNI yang sudah diberikan kepada NKRI selama ini.
Jokowi juga mengaku kagum dengan sumpah prajurit yang diucapkan oleh para anggota TNI.
"Saya bangga dan terkesima mendengarkan sumpah prajurit. Sumpah saudara-saudara untuk setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata Kepala Negara.
Berita ini sebelumnya sudah diterbitkan di Kompas.com dengan judul Terjebak Macet, Jokowi Jalan Kaki 3 Km ke Lokasi Peringatan HUT TNI