Heboh, WNA Tiongkok Ini Tabrak Mobil di Palembang Namun Ia Malah Arogan dan Marah-marah

pria berkacamata asal Tiongkok itu tidak memiliki itikad baik menyelesaikan masalah. Arogan, marah-marah, dan ingin meninggalkan persoalan begitu

Facebook Husyam Usman
Foto WNA asal Tiongkok berikut SIM yang diduga melakukan penabrakan dan viral di medsos setelah diunggah akun Husyam Uman 

Ada ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA), sebagian besar adalah pekerja asal Tiongkok, sisanya berasal dari Malaysia, India, Taiwan, Kanada, Australia, Amerika Serikat, dan Finlandia.

744 Orang

Jumlah tenaga kerja asing di Sumsel dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak.

Data terbaru diperoleh dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel per 31 Maret 2016 terdapat 744 orang.

Sebagian dari mereka tidak mempunyai kemampuan berbahasa Indonesia.

Aturan tenaga kerja asing di Indonesia memang semakin longgar sejak pemerintah merevisi Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 16 tahun 2015. Aturan kewajiban bagi TKA untuk dapat berbahasa Indonesia dihapus. Sehingga mereka kini lebih leluasa untuk berkarir di negeri ini.

Untuk menghindari kesalahan komunikasi, perusahaan pemberi kerja orang asing sangat mengandalkan peran penerjemah bahasa.

Tanpa penerjemah, pekerjaan bisa lambat, bahkan berakhir dengan konflik.

"Bahasa Inggris juga mereka kuasai. Tetapi hanya sebagian, tidak semua. Sisanya hanya pakai bahasa sehari-hari di China, Bahasa Mandarin," kata seorang penerjemah Bahasa Mandarin yang bertugas di sebuah proyek. (wan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved