Berita Lubuklinggau

Listrik di Lubuklinggau sering Mati, PLN Salahkan Faktor Alam Hingga Hewan 'Jaringan Kita Sensitif'

Akhir-akhir ini warga Kota Lubuklinggau sering mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh Perusahan Listrik Negara (PLN)

Listrik di Lubuklinggau sering Mati, PLN Salahkan Faktor Alam Hingga Hewan 'Jaringan Kita Sensitif'
Tribunsumsel.com/ Eko Hepronis
Beberapa binatang yang sering menyebabkan pemadaman listrik di Kota Lubuklinggau. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis.

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Akhir-akhir ini warga Kota Lubuklinggau sering mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh Perusahan Liatrik Negara (PLN) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB.

Pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN kadang tak mengenal waktu, kadang dilakukan malam hari, siang hari, bahkan kadang terjadi saat sore hari.

Baca: Polisi Tembak Mati Pelaku Perampokan di Lubuklinggau, Kapolres Ancam Pelaku Lain Menyerah

Manager PT PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau Area Lahat WS2JB, M Arham Ginting mengaku sering padamnya listrik di Kota Lubuklinggau disebabkan oleh berbagai faktor.

"Salah satunya oleh faktor binatang yang kesetrum seperti di wilayah  Kayu Ara kemarin penyebabnya karena Kukang yang mati ke setrum," ungkapnya saat dibincangi Tribunsumsel.com, Senin (10/09/2018).

Ia menyebutkan, binatang lainnya yang paling sering mengganggu jaringan dan menyebabkan padamnya aliran listrik ialah Tupai, Burung, Kelelawar dan monyet.

Baca: Lubuklinggau Peroleh Dana Pusat Rp 4,24 Miliar untuk Pembangunan 4 Pasar

"Untuk memperbaikinya tidak bisa langsung instan, karena harus kita telusuri lebih dahulu, setelah tahu titiknya baru kita lakukan penindakan dan penangan," ujarnya.

Selain hewan, faktor lainnya yang sering menyebabkan gangguan pemadaman karena faktor alam, seperti petir, hujan badai yang mengakibatkan banyak pohon tumbang.

"Di Kota Lubuklinggau rata-rata petir dan hujan badai, rata-rata setiap habis hujan banyak pohon tumbang. Apalagi jaringan kita sangat sensitif terkena kayu saja pasti langsung mati," ucapnya.

Baca: Manajemen RS Sobirin Lubuklinggau Tentang Pasien Viral di Facebook: Tidak Benar Asiah Ditahan Pulang

Daerah-daerah yang rawan terkena pohon tumbang ini seperti, wilayah Jukung dan Ulu Malus, sebab disana masih banyak pohon-pohon besar dan sewaktu-waktu bisa tumbang.

"Apalagi untuk daerah Jukung dengan daerah Perumnas Rahma satu jalur, jaringannya melalui wilayah Mesat Seni, ada yang ketimpa saja disana pasti semuanya terdampak" paparnya.

Sedangkan untuk masalah pasokan Listrik Kota Lubuklinggau tidak ada masalah, karena kapasitas gardu induk Kota Lubuklinggau sebesar 150 Megawatt.

Baca: Cerita Penduduk, Ditinggal Sebentar Isi Makanan di Rumah Hilang, Sosok Ini Diburu Warga Lubuklinggau

"Sementara yang dibutuhkan untuk pasokan Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara sebesar 39 Megawatt, Kabupaten Musi Rawas 20 Megawatt, jikadihitung masih surplus 100 Megawatt," ujarnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved