Berita Lubuklinggau

Cerita Penduduk, Ditinggal Sebentar Isi Makanan di Rumah Hilang, Sosok Ini Diburu Warga Lubuklinggau

Akhir-akhir ini warga yang tinggal di sepanjang lereng Objek Wisata Bukit Sulap, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II resah

Cerita Penduduk, Ditinggal Sebentar Isi Makanan di Rumah Hilang, Sosok Ini Diburu Warga Lubuklinggau
net
Bukit Sulap Lubuklinggau 

TRIBUNSUMSEL. COM, LUBUKLINGGAU - Akhir-akhir ini warga yang tinggal di sepanjang lereng Objek Wisata Bukit Sulap, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, resah.

Keresahan warga semakin menjadi. Warga pun sekarang kompak untuk memburu sosok makhluk berbulu dan bertaring.

Baca: Pengamat Nilai Tagar 2019 Ganti Presiden, Justru Persepsi Total Effectnya ke PKS

Baca: Kerap Dihadang dan Ditolak, Ratna Sarumpaet Ingin Peluk Massa Pendemo Dirinya

Sudah beberapa hari ini, warga bingung, sebab puluhan monyet liar masuk ke pemukiman warga. Monyet-monyet itu meneror masyarakat terutama yang tinggal di dekat hutan tempat tinggal habitat monyet.

Kera tersebut kerap masuk ke dalam dapur rumah warga mengambil tempe dan tahu, bahkan kera-kera itu juga sering mencuri telur ayam warga.

Sarno (54), warga yang tinggal di RT 10 mengatakan, biasanya kera-kera liar tersebut mulai terlihat saat pagi hari duduk dipohon-pohon belakang rumah-rumah warga.

"Kurang lebih sekitar pukul 07.00, jika sudah muncul satu biasanya kawannya banyak," ujar Sarno saat dibincangi Tribunsumsel.com, Minggu (2/9/2018).

Monyet Teror Warga Bukit Sulap
Monyet Teror Warga Bukit Sulap (Tribunsumsel/ Eko Hepronis)

Baca: Komunitas Kami Berani Sumsel, Optimis 70 Persen Suara Milenial ke Prabowo-Sandiaga

Ketika kawanan kera-kera itu sudah terlihat, warga setempat tidak bisa lengah, lengah sebentar saja kawanan kera itu langsung masuk kedalam rumah dan mengambil apa saja yang bisa dimakan.

"Pernah minggu-minggu kemarin sarapan saya diambil. Saat itu saya sedang sarapan, saya tinggal kebelakang sebentar, balik kedepan lagi sudah hilang, pokoknya cepat sekali itungan menit," ungkap Sarno.

Warga setempat pun tidak bisa berbuat banyak, sebab status kera-kera yang ada di Objek Wisata Bukit Sulap dilindungi oleh pengelola Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

"Kita kemarin dianjurkan pakai petasan atau tembak-tembakan, tapi akhir-akhir ini tidak mempan lagi, sepertinya sekarang kera-kera itu sudah tahu kalau hanya nakut-nakuti saja," ujarnya.

Baca: Prabowo Sebut Utang Indonesia Tiap Hari Bertambah Rp 1 Triliun

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved