Berita Lubuklinggau

Honorer Tenaga Kerja Kontrak di Pemkot Lubuklinggau Akan Masuk Program BPJS Ketenagakerjaan

Angsuran pembayaran bulanan BPJS ketenagakerjaan rencananya akan dibebankan dan dimasukkan dalam anggaran iuran dari gaji

Honorer Tenaga Kerja Kontrak di Pemkot Lubuklinggau Akan Masuk Program BPJS Ketenagakerjaan
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Suasan audensi BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel dengan Pemkot Lubuklinggau, Rabu (15/08/2018). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota Lubuklinggau akan menyertakan hak tenaga kerja honorer dan tenaga kerja kontrak ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepastian itu setelah Pj Walikota H Riki Junaidi didampingi Kadisnaker H Purnomo, Kadis Perpustakaan Hj Zaleha, Kadinkes H Idris menggelar pertemuan dengan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Arif Budiarto bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan Lubuklinggau diruang kerja walikota, Rabu (15/8/3018).

Baca: Info Penting, Selain Gratis Selama Asian Games Naik LRT, Masyarakat Harus Perhatikan Kuota Penumpang

Kadisnaker Kota Lubuklinggau H Purnomo usai pertemuan mengatakan, penyertaan tenaga honorer dan tenaga kerja kontrak kedalam BPJS ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi.

"Mereka kan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN), jadi diberi haknya untuk mengatasi jika terjadi kecelakaan kerja," kata Purnomo pada awak media.

Menurut Purnomo, selama ini kecelakaan kerja tidak tercover iuran dan bergantung pada prosentasi gaji honorer yang saat ini masih dalam pembahasan.

Baca: KPK Rilis Harta Jokowi, Mulai dari Rincian, Kendaraan, Tanah Sampai Utang

Hanya saja masalah angsuran pembayaran bulanan BPJS ketenagakerjaan itu, rencananya akan dibebankan dan dimasukkan dalam anggaran iuran dari gaji masing-masing honorer dan tenaga kerja kontrak.

"Data Disnaker dan BKPDM yang akan mengevaluasinya, karena masih belum dipastikan juga apakah sebatas honorer SK Walikota atau yang disebut K2 atau keseluruhan honorer dan pegawai kontrak," ungkapnya.

Baca: Berhasil Juara Piala AFF U16, Ibu Supriadi Beberkan Keinginan Sang Anak Bangun Usaha Ini

Untuk rencana realisasinya akan dilakukan secepatnya, namun sebelum realisasi dilakukan Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan pendataan ulang para honorer dan tenaga kontrak yang ada di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.

"Nanti usai evaluasi, akan dikeluarkan surat edaran walikota sebagai turunan untuk mendata dan menganggarkan ditiap OPD. Perkiraan program ini baru akan berjalan pada APBD induk 2019 nanti," terangnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved