Siaga Bencana di Sumsel

Cara Deteksi Banjir di OKU Sumsel, Bisa Langsung Log in di https://nada-iot.com/monitor

Link https://nada-iot.com/monitor dapat digunakan masyarakat di Kabupaten OKU mendeteksi banjir.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Shinta Dwi Anggraini
DOK BPBD SUMSEL
DETEKSI BANJIR -- Banjir di Kabupaten OKU beberapa waktu lalu. Kini masyarakat OKU bisa mendeteksi dini banjir lewat link https://nada-iot.com/monitor. 

Ringkasan Berita:
  • Link https://nada-iot.com/monitor dapat digunakan masyarakat di Kabupaten OKU mendeteksi banjir
  • Kepala BPBD Januar Effendi alat pendeteksi banjir bernama Level Gauge BPBD OKU sudah dirampungkan
  • Pengguna bisa mengaksesnya menggunakan HP dan laptop di manapun berada

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA -- Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) dapat mendeteksi dini potensi banjir di wilayahnya.

Lewat link https://nada-iot.com/monitor, potensi banjir di Kabupaten OKI bisa segera diketahui. 

Caranya juga cukup mudah. Setelah log in, pengguna langsung mengisi :

  • username: userbpbdoku 
  • pasword: 123

Langkah ini disampaikan  Kepala Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Effendi M Ikom didampingi Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi. 

Menurut  Januar, alat pendeteksi banjir bernama Level Gauge BPBD OKU sudah dirampungkan. 

“Alhamdulillah di Sumsel baru BPBD OKU yang memiliki alat  bernama Level Gauge BPBD OKU untuk mendeteksi  ketinggian permukaan air ini dan OKU  akan menjadi pilot projeknya," ujarnya. 

Dijelaskan Januar, alat ini paling strategis bisa diakses secara mandiri dan real-time dari layar yang sama.

Baca juga: OKI Siaga Bencana Hidrometeorologi, Warga Diimbau Antisipasi Potensi Banjir Hingga Puting Beliung

Pengguna bisa mengaksesnya menggunakan HP dan laptop di manapun berada.

Melalui alat ini masyarakat bisa memantau elevasi atau tinggi permukaan air. 

Pemantauan real-time ketinggian air, yang sangat penting untuk sistem peringatan dini banjir.

"Setelah OKU memiliki atlat pendeteksi banjir, maka diharapkan masyarakat lebih cepat melakukan antisipasi seperti menyelamatkan dokumen-dokumen dan barang-barang berharga atau mengungsikan  bersama kelaurga agar terhindar dari bencana banjir.” ujarnya. 

"Namun alat ini sifatnya hanya mendukung, bagi pemerintah keselamatan jiwa manusia di atas segalanya, itu sudah menjadi  komitmen Pemerintah Kabupaten OKU,” tegas Januar.

Level Gauge BPBD OKU adalah pengganti dari metode pengukuran manual dengan metode paling sederhana seperti yang dilakukan selama ini petugas.

Di mana biasanya petugas datang ke bibir sungai dengan pengamatan secara visual membaca ketinggian air pada skala yang tertera di tengah hujan deras, angin kencang dan petir dan kadang-kadang tidak terbaca dengan akurat. 

Dengan Level Gauge dilakukan pengukuran otomatis (Automatic Water Level Recorder - AWLR) . Alat otomatis menggunakan sensor untuk mendeteksi ketinggian air secara terus-menerus dan mengirimkan data secara digital, sering kali secara real-time dan akurat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved