Siaga Bencana di Sumsel
OKI Siaga Bencana Hidrometeorologi, Warga Diimbau Antisipasi Potensi Banjir Hingga Puting Beliung
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki menerbitkan surat edaran tentang peningkatan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Mengantisipasi cuaca ekstrem, Bupati OKI menerbitkan surat edaran tentang peningkatan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi
- Seluruh jajaran diinstruksikan untuk siaga penuh menghadapi potensi banjir, angin puting beliung hingga longsor
- Pemerintah desa dan kelurahan diimbau siapkan logistik dasar, peralatan darurat dan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam penanganan bencana
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki menerbitkan surat edaran tentang peningkatan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem di penghujung tahun 2025 hingga awal 2026 mendatang.
Maka dari itu, seluruh jajaran diinstruksikan untuk siaga penuh menghadapi potensi banjir, angin puting beliung hingga longsor.
Dalam edaran tersebut Muchendi menginstruksikan kepala perangkat daerah dan instansi vertikal terkait, camat, lurah dan kepala desa se Kabupaten OKI, untuk mengambil langkah antisipasi serta imbauan yang harus juga disampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada dalam wilayahnya.
"Meningkatkan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Mengaktifkan posko siaga bencana ditingkat kecamatan dan desa/kelurahan, serta memastikan jalur evakuasi dan tempat pengungsian siap digunakan," ujarnya.
"Saya meminta juga dilakukan pemantauan berkala terhadap kondisi sungai, tanggul, drainase dan daerah rawan bencana lain. Menyebarluaskan Informasi peringatan dini kepada masyarakat lewat perangkat desa, RT/RW, media lokal dan kanal komunikasi lainnya," tambahnya.
Baca juga: Tegaskan Sanksi, Pemprov Sumsel Larang Pejabat Ke Luar Negeri, Minta Perkuat Antisipasi Bencana
Masih kata Muchendi, diharapkan juga pemerintah tingkat desa dan kelurahan siapkan logistik dasar, peralatan darurat dan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam penanganan bencana.
"Memastikan ketersediaan alat berat untuk penanganan darurat, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Melaporkan setiap kejadian bencana secara cepat dan tepat kepada BPBD Kabupaten OKI," ungkapnya.
Selain kesiapan pemerintah, Muchendi mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mitigasi bencana.
Serta mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan, tak buang sampah ke saluran air, dan menggalakkan kembali budaya gotong royong bersihkan parit.
"Sedia payung sebelum hujan adalah pepatah yang sangat tepat saat ini. Banyaknya bencana alam di daerah lain menjadi pengingat bahwa kita tidak pernah tahu kapan musibah datang," ujarnya.
Dia menambahkan agar masyarakat proaktif melaporkan setiap kejadian bencana secara cepat ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI agar penanganan segera dilakukan.
"Sekecil apapun informasi yang diterima sangatlah berguna bagi kita semua. Mari kita persiapkan segala sesuatunya sedini mungkin untuk meminimalisir risiko yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Potensi Hujan di Lahat Terjadi Hingga Maret, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Bencana |
|
|---|
| Belajar dari Banjir 2024, BPBD Imbau Warga OKU Waspada Kondisi Cuaca dan Pantau Tinggi Muka Air |
|
|---|
| Air Sungai Musi Pasang Diprediksi Hingga 13 Januari 2026, BMKG Imbau Masyarakat Waspada |
|
|---|
| OKU Punya Alat Pendeteksi Tinggi Muka Air Berbasis Digital, Jika Alarm Berbunyi Warga Harus Bersiap |
|
|---|
| Daftar 5 Daerah di Sumsel yang Rawan Terkena Banjir Bandang Hingga Tanah Longsor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Antisipasi-Banjir-Hingga-Longsor-Bupati-OKI-Terbitkan-Surat-Edaran-Siaga-Bencana-Hidrometeorologi.jpg)