Berita Pali
40.499 BPJS Warga PALI Dinonaktifkan Dampak Efisiensi, Massa Gelar Aksi Demo ke Bupati dan DPRD
Massa dari pemuda dan masyarakat PALI menggelar aksi demo buntut 40.499 kartu BPJS warga dinonaktifkan imbas efisiensi anggaran
Penulis: Mat Bodok | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Massa dari pemuda dan masyarakat PALI menggelar aksi demo buntut 40.499 kartu BPJS warga dinonaktifkan imbas efisiensi anggaran
- Dengan titik kumpul di Simpang Lima Tugu Serandang, massa bergerak maju ke Perkantoran Bupati dan Kantor DPRD PALI
- Massa menuntut pemerintah segera mengaktifkan kembali BPJS warga yang sudah dinonaktifkan
TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Dinonaktifkannya 40.499 kartu BPJS warga di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Sumsel akibat efisiensi anggaran menimbulkan protes dari masyarakat.
Hari ini, massa dari pemuda dan masyarakat PALI menggelar aksi protes mendesak Pemkab dan DPRD PALI segera mengaktifkan kembali BPJS warga yang sudah dinonaktifkan, Senin (19/1/2026).
Dengan titik kumpul di Simpang Lima Tugu Serandang, massa bergerak maju ke Perkantoran Bupati dan Kantor DPRD PALI.
Aksi dilakukan penjagaan ketat oleh personel Polres, TNI, Satpol PP, Dishub PALI.
Koordinasi Lapangan Abu Rijal, mengatakan pihaknya murni ini aksi masyarakat yang meminta pemerintah segera aktifkan 40.499 jiwa kartu BPJS.
"Kami hanya ada satu tuntutan yakni, Aktifkan kartu BPJS. Apabila tidak diaktifkan saya tidak tahu lagi harus bagaimana," kata Abu Rijal.
Ia berharap kepada massa dari berbagai pelosok desa yang hadir, jangan sampai melakukan tindakan anarkis.
Kita melakukan aksi damai dan meminta Pemerintah aktifkan BPJS.
Baca juga: BPJS Kesehatan Warga PALI Hanya Dianggarkan Sampai Juni 2026, Pelayanan RSUD Talang Ubi Tetap Normal
DPRD PALI Bereaksi
DPRD Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) bergerak cepat memanggil Dinas Kesehatan PALI usai 40.499 BPJS Kesehatan milik warga PALI dinonaktifkan dampak efisiensi anggaran.
Untuk itu, Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH meminta Pemkab (Pemerintah Kabupaten) PALI, untuk menempatkan hak dasar kesehatan sebagai prioritas utama.
Firdaus Hasbullah berharap, 40.499 jiwa yang BPJS Kesehatannya dinonaktifkan dapat segera dipulihkan kembali agar mendapat pelayanan kesehatan kembali.
"Jangan sampai ada keluhan dari kurang lebih 80 ribuan jiwa yang telah terdaftar di BPJS tidak aktif," kata Firdaus Hasbullah yang meminta kepada Pemkab PALI memprioritaskan kesehatan masyarakat, Selasa (13/1/2026).
Dia berharapkan, 80 ribu lebih peserta BPJS yang terdaftar dan terdampak segera diaktifkan sebagaimana biasanya.
"Tentu kami dari DPRD PALI tetap meminta Pemda PALI, segera memprioritaskan 80 ribuan lebih peserta BPJS yang dicover BPJS untuk segera di aktifkan," tegasnya.
Selain itu, Firdaus Hasbullah mendesak agar kiranya mengaktifkan pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas agar masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak dapat dilayani melalui program Sumsel Berkat.
| Semarakkan HUT ke-13 PALI, Warga Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Gaple |
|
|---|
| HUT ke-13 PALI, Wakil Ketua DPRD PALI: Pembangunan Tak Boleh Berjalan Biasa-Biasa Saja |
|
|---|
| Gorong-gorong Akses Jalan PALI-Sekayu Ambles, Tak Mampu Lagi Dilewati Angkutan Barang |
|
|---|
| Asal-usul Nama Kecamatan Talang Ubi, dari Kampung Petani Ubi hingga Jadi Ibu Kota PALI |
|
|---|
| Program Jumat Bersih, Camat dan Lurah Talang Ubi PALI Turun Tangan Bersihkan Rumah Milik Lansia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/40499-BPJS-Warga-PALI-Dinonaktifkan-Dampak-Efisiensi-Massa-Gelar-Aksi-Demo-ke-Bupati-dan-DPRD.jpg)