Warga Benuang Pali Tolak Tambang
Datangi Kantor DPRD, Warga Benuang PALI Tegaskan Tolak Tambang Batubara, Khawatir Lingkungan Rusak
Warga Desa Benuang Kabupaten PALI tegas menolak rencana pembukaan tambang batubara oleh PT Pendopo Energi Batubara (PEB).
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Shinta Dwi Anggraini
“Kita akan agendakan kembali pertemuan di Desa Benuang agar semua pihak bisa duduk bersama. DPRD akan jadi penengah supaya kesepakatan nanti berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Wakil Ketua II DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, juga menambahkan bahwa investasi hanya bisa diterima jika perusahaan memahami aspirasi masyarakat.
“Kalau perusahaan tahu cara mendekati warga, pasti diterima. Tapi kalau masih menutup diri, jangan harap bisa beroperasi,” tegas Firdaus.
Firdaus menilai, warga Desa Benuang sebenarnya tidak menolak investasi, asalkan kegiatan tambang dilakukan terbuka dan membawa manfaat nyata.
“Sosialisasi yang dilakukan perusahaan belum menjawab kekhawatiran masyarakat. Jadi wajar kalau muncul penolakan,” imbuhnya.
Pemerintah daerah juga menegaskan posisinya. Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji juga menyatakan bahwa pemerintah akan membela kepentingan rakyat.
“Kami bela rakyat karena kami dipilih rakyat. Selama warga menolak, pemerintah tidak akan memberikan izin operasional kepada PT PEB,”kata dia.
Menurut Iwan, Bupati Asgianto juga telah menginstruksikan agar setiap perusahaan yang beroperasi di PALI wajib membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran perusahaan harus dikondisikan dulu supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Kritik warga itu justru bagus, karena membuka ruang dialog yang sehat,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT PEB, Ahmad Rizki, ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya menghormati aspirasi warga Desa Benuang dan akan menutup sementara aktivitas persiapan tambang di wilayah tersebut.
“Kami sudah mengantongi izin lengkap dari pemerintah pusat, tapi kami tetap menghormati masyarakat. Untuk sementara, aktivitas persiapan kami hentikan sambil terus menjalin komunikasi dengan semua pihak,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kesepakatan antara warga Desa Benuang dengan PT PEB. Proses mediasi yang ditengahi oleh DPRD dan Pemkab PALI akan terus berlanjut.
Meski polemik penolakan tambang ini sebelumnya sempat diwarnai ketegangan, namun situasi di Desa Benuang tetap kondusif.
Warga berharap dialog lanjutan nanti benar-benar menghasilkan keputusan yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Baca berita menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warga-Benuang-PALI-Datangi-DPRD-PALI-Tolak-Tambang-Batubara-PT-PEB-karena-Takut-Lingkungan-Rusak.jpg)