OTT KPK di Muara Enim
Warga Semende Gelar Ritual Tolak Bala, Potong 2 Ayam di Pemkab Muara Enim Pasca OTT KPK
Jabatan, menurutnya, merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan integritas.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Seorang warga Semende, Khairlani (50), menyembelih dua ekor ayam di depan Kantor Pemkab Muara Enim sebagai simbol tolak bala dan doa pasca OTT KPK terhadap kepala daerah setempat.
- Aksi tersebut disebut sebagai bentuk keprihatinan dan harapan agar kasus hukum yang menjerat pemimpin daerah tidak kembali terulang, tanpa muatan politik.
- Khairlani berharap Muara Enim ke depan dipimpin sosok yang amanah, jujur, berintegritas, serta mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah di Kabupaten Muara Enim menyisakan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk keprihatinan sekaligus harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di Bumi Serasan Sekundang, seorang warga secara sukarela melakukan ritual pemotongan ayam di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Rabu (10/6/2026).
Warga tersebut, Khairlani (50), asal Semende, menyembelih dua ekor ayam sebagai simbol tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya.
"Aksi ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar simbolis tolak bala dan doa bersama agar Kabupaten Muara Enim terhindar dari berbagai musibah, termasuk persoalan hukum yang menimpa para pemimpinnya," ujar Khairlani.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan bentuk rasa syukur atas tertangkapnya Bupati Muara Enim dalam OTT KPK, melainkan ungkapan keprihatinan sekaligus doa agar kejadian serupa menjadi yang terakhir.
"Ini tidak ada unsur politik sama sekali. Ini merupakan bentuk doa dan permohonan kami kepada Allah SWT agar musibah seperti ini cukup sampai di sini dan tidak terulang lagi di Kabupaten Muara Enim," tegasnya.
Menurut Khairlani, masyarakat mendambakan pemimpin yang amanah, jujur, dan mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik tanpa tersandung persoalan hukum.
"Kami ingin daerah yang kami cintai ini dipimpin oleh pemimpin yang amanah, jujur, dan bebas dari persoalan hukum. Kami berharap jangan sampai ada lagi pemimpin Muara Enim yang terjerat kasus korupsi atau OTT KPK di masa mendatang," katanya.
Baca juga: Penjelasan Plt Bupati Muara Enim, Sumarni Usai Sang Bupati Edison Terjerat OTT KPK
Baca juga: Langkah Sumarni Usai Resmi Jadi Plt Bupati Muara Enim, Gantikan Edison yang Terkena OTT KPK
Selain memanjatkan doa kepada Allah SWT, Khairlani juga mengaku mendoakan para leluhur atau puyang-puyang Muara Enim agar mendapatkan ketenangan.
Menurutnya, Muara Enim merupakan daerah yang memiliki sejarah dan budaya yang kuat sehingga harus dijaga bersama melalui kepemimpinan yang bersih dan berintegritas.
Ia menilai peristiwa yang terjadi saat ini harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pejabat dan penyelenggara pemerintahan, mulai dari tingkat terendah hingga tertinggi.
Jabatan, menurutnya, merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan integritas.
"Pemimpin yang dipilih rakyat harus menjaga amanah, bekerja untuk kepentingan masyarakat, dan menjauhi segala bentuk korupsi. Semoga ke depan Muara Enim dipimpin oleh sosok yang adil, bijaksana, dan benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat," ujarnya.
Khairlani berharap peristiwa tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
| Diduga Terima Suap, Ini Pasal yang Disangkakan ke Bupati Muara Enim Edison di Proyek Pengadaan |
|
|---|
| Tunjuk Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim, HD : Fokus Konsolidasi di Lapangan dan Proyek Strategis |
|
|---|
| Penjelasan Plt Bupati Muara Enim, Sumarni Usai Sang Bupati Edison Terjerat OTT KPK |
|
|---|
| Langkah Sumarni Usai Resmi Jadi Plt Bupati Muara Enim, Gantikan Edison yang Terkena OTT KPK |
|
|---|
| Harta Kekayaan Sumarni, Plt Bupati Muara Enim yang Baru Ditunjuk Gantikan Edison, Tembus Rp6,7 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warga-Semende-Gelar-Ritual-Tolak-Bala-Potong-2-Ayam-di-Pemkab-Muara-Enim-Pasca-OTT-KPK.jpg)