Berita Ogan Ilir

4 Insfrastruktur di Ogan Ilir Kritis, Sejumlah Jalan Amblas Hingga Jembatan Putus

Sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Ogan Ilir kini kondisinya memprihatinkan.

|
Tribunsumsel.com/Agung Dwipayana
WARGA MELINTASI JEMBATAN - Warga melintasi jembatan putus di Desa Muara Kumbang, Senin (20/4/2026) siang. Saat ini proses penanggulangan kerusakan jembatan sedang memasuki tahap tender proyek. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah jalan penghubung di Kabupaten Ogan Ilir mengalami kerusakan parah akibat faktor alam maupun kendaraan bermuatan lebih.
  • Dinas PUPR sedang mengupayakan langkah penanggulangan mulai dari relokasi jalan di Desa Pandan Arang hingga proses tender perbaikan jembatan di Desa Muara Kumbang.
  • Sementara itu, warga terpaksa menggunakan akses darurat dan pihak kepolisian memperketat pengawasan terhadap truk ODOL guna mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Ogan Ilir kini kondisinya memprihatinkan.

Ada yang aksesnya terancam putus, bahkan ada infrastruktur yang benar-benar terputus.

Berikut daftarnya:

1. Jalan Amblas di Kandis

Jalan penghubung antarkabupaten di Desa Pandan Arang, Kecamatan Kandis, terancam putus.

Penyebabnya diduga karena tergerus air sungai, tebing penahan jalan mengalami longsor.

Informasi dari warga, kondisi ini mulai terjadi sejak akhir Desember 2024 lalu.

"Longsor sudah hampir satu tahun. Jalan bisa-bisa amblas total," kata salah seorang warga bernama Yanuardi, Selasa (21/4/2026) pagi.

Yanuardi sendiri tinggal tak jauh dari titik jalan amblas.

Diungkapkannya, hujan dengan intensitas tinggi membuat aliran Sungai Ogan menjadi deras dan menggerus tebing di sisi jalan.

"Jalan yang nyaris amblas merupakan akses penghubung Desa Pandan Arang dan Lubuk Rukam di Kecamatan Kandis," terang Yanuardi.

"Jalan ini juga merupakan jalur alternatif dari dan menuju OKI (Ogan Komering Ilir)," jelasnya.

Hasil penelusuran di lapangan, ketinggian longsor mencapai kurang lebih 5 meter dan jalan nyaris ambles sepanjang 10 meter lebih.

Warga telah memasang patok darurat di seputaran titik longsor guna mengingatkan pengendara agar berhati-hati.

Meski jalan tetap dapat dilalui kendaraan, masyarakat berhati-hati saat melintas, terutama di malam hari.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved