Angin Puting Beliung di Lubuklinggau
9 Rumah Terdampak &2 Bocah Terluka Akibat Angin Puting Beliung di Lubuklinggau,Warga Diimbau Waspada
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB sore dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Angin Puting Beliung terjang lubuklinggau pada Rabu 15 April 2026 sekitar pukul 17.00 wib
- DPKPB Lubuklinggau mencatat ada 9 rumah terdampak dan dua bocah terluka akibat angin puting beliung tersebut
- Sejumlah rumah warga di 4 lokasi yakni Kelurahan Batu Urip, Batu Urip Taba, Wirakarya dan Karya Bakti ada yang terdampak.
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Berdasarkan Data Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Lubuklinggau (DPKPB Kota Lubuklinggau menyebut terdapat 9 rumah yang terdampak akibat angin puting beliung.
Beruntung peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun sejumlah rumah warga di 4 lokasi yakni Kelurahan Batu Urip, Batu Urip Taba, Wirakarya dan Karya Bakti ada yang terdampak.
Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Lubuklinggau, Suryo mengatakan kejadian angin puting beliung yang disertai dengan intensitas hujan kencang.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB sore dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
"Tidak ada korban jiwa hanya ada satu anak yang luka di Kelurahan Batu Urip, tapi dia luka karena ketimpa material, luka pada bagian kepala, tapi rawat jalan saja, luka ringan. Anak laki-laki umur sekitar 5 tahun," kata Suryo pada Kamis, 16 April 2026.
Data pihaknya menyebutkan, di Kelurahan Batu Urip terdapat 1 rumah alami kerusakan. Kemudian di Kelurahan Wirakarya merusak 1 rumah, Batu Urip Taba 2 rumah dan di Batu Urip terdapat 5 rumah.
"Rata-rata yang rusak bagian atap," ujarnya pada wartawan.
Suryo menceritakan, 2 rumah lainnya rusak akibat ditimpa pohon yang roboh disapu angin puting beliung.
Baca juga: Rumah Baru 3 Bulan Dikredit Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, 2 Bocah Terluka
"Ada dua rumah yang tertimpa pohon yakni satu di Batu Urip Taba dan satu di Kelurahan Batu Urip. Nah yang lainnya atapnya terbang," ungkapnya.
Suryo pun mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan bencana angin puting beliung.
Sebab menurutnya, saat ini memasuki musim peralihan dari penghujan ke musim kemarau.
"Biasanya terjadi cuaca ekstrim, hujan dengan intensitas tinggi disertai dengan angin kencang," ungkapnya.
"Kita harapkan kepada masyarakat dapat selalu antisipasi, waspada dengan menjaga lingkungan kita dari pohon-pohon yang tinggi didekat rumah agar di pangkas dahannya jangan sampai roboh pada saat angin kencang. Apabila di jalan ada angin kencang agar menepi," ungkapnya.
Selain itu, kata Suryo, sifat angin puting beliung biasanya terjadi di daerah terbuka.
"Nah memang untuk daerah kota Lubuklinggau ini umumnya yang berdasarkan kejadian yang sudah kebanyakan di wilayah Timur 2, Utara 2 dan Selatan 2 dan Selatan 1. Karena pada daerah terbuka kan tanpa penghalang dan langsung menghantam rumah," pungkasnya.
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com
| Rumah Baru 3 Bulan Dikredit Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, 2 Bocah Terluka |
|
|---|
| Rumah Lansia Diterjang Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Pemilik Syok Lihat Atapnya Terbang |
|
|---|
| Daftar Wilayah Rawan Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Warga Diimbau Jauhi Pohon Saat Hujan |
|
|---|
| 20 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Kerugian Lebih dari Rp250 Juta |
|
|---|
| Termasuk Daerah Rawan Puting Beliung, Warga di TPK Musi Rawas Diminta Waspada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/rusak-9-rumah-angin-puting-beliung.jpg)