Angin Puting Beliung di Lubuklinggau

Cerita Aksi Heroik Bocah di Lubuklinggau Lindungi Adik dari Terjangan Angin Puting Beliung

Rica berupaya melindungi adiknya dengan cara mendekapnya dengan erat. Rica rela tertimpa bangunan.

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Weni Wahyuny
Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
KORBAN PUTING BELIUNG - Mulyanda ibu Rica dan Algazi saat menceritakan peristiwa anaknya tertimpa reruntuhan akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (15/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Korban reruntuhan bangunan adalah dua bocah, yakni Rica dan adiknya.
  • Lokasi kejadian di Jalan Kerengak, Perumahan Beverly Hills, RT 06, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
  • Rica dan adiknya alami trauma.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Rica dan adiknya, Algazi, dua bocah di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, tertimpa plafon dan reruntuhan saat rumah mereka diterjang angin puting beliung pada Rabu (15/4/2026).

Beruntung, kedua warga Jalan Kerengak, Perumahan Beverly Hills, RT 06, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II ini selamat dari maut.

ANGIN PUTING BELIUNG -- Kondisi terkini rumah yang atapnya diterjang angin puting beliung di Jalan Kerengak, Perumahan Baverly Hills RT 6 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis (16/4/2026). Dua bocah yang berada di rumah mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan yang diterjang angin puting beliung.
ANGIN PUTING BELIUNG -- Kondisi terkini rumah yang atapnya diterjang angin puting beliung di Jalan Kerengak, Perumahan Baverly Hills RT 6 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kamis (16/4/2026). Dua bocah yang berada di rumah mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan yang diterjang angin puting beliung. (Tribunsumsel.com/Eko Hepronis)

Saat peristiwa terjadi, Rica berupaya melindungi adiknya dengan cara mendekapnya erat.

Akibatnya, kaki Rica terluka tertimpa reruntuhan, sementara sang adik mengalami luka di bagian kepala.

Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit dan telah diperbolehkan pulang pada malam harinya.

Mulyanda, ibu korban, mengungkapkan bahwa kedua anaknya mengalami trauma berat pascakejadian tersebut.

"Semalaman anak saya rewel. Setiap mendengar suara hujan, mereka langsung minta peluk karena ketakutan," cerita Mulyanda kepada Tribunsumsel.com, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Rumah Baru 3 Bulan Dikredit Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, 2 Bocah Terluka

Mulyanda menjelaskan, saat musibah terjadi, ia sedang menjemput dua adik Rica di rumah nenek mereka di Jalan Kenanga II.

"Posisi Rica dan Algazi saat itu sedang tiduran di ruang tamu menunggu kami pulang," ungkapnya.

Ketakutan kedua bocah tersebut berubah menjadi teriakan histeris minta tolong.

Beruntung, Wira, tetangga di depan rumah korban, mendengar suara benda jatuh dan melihat atap rumah tetangganya terbang terbawa angin.

"Terdengar suara berdegub, saya lihat atap rumah Pak Agus sudah ambruk. Spontan saya lari keluar karena mendengar jeritan minta tolong," timpal Wira.

Saat masuk ke dalam rumah, Wira mendapati Rica sedang merangkul adiknya dengan posisi kaki kanan tertimbun material bangunan.

"Kakaknya merangkul adiknya, tapi kakinya sudah tertimbun material bata," jelasnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved