Berita Ogan Komering Ilir

Benda Langit Misterius Lintasi Langit OKI Semalam, Peneliti Menduga Sampah Antariksa

Benda langit misterius yang juga keluarkan percikan api tiba-tiba melintas di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan sekitarnya

|
Tribun Sumsel/Winando Davinchi
BENDA MISTERIUS - Benda langit misterius yang juga keluarkan percikan api tiba-tiba melintas di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan sekitarnya Sabtu (4/4/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Fenomena benda langit misterius melintasi langit OKI pada Sabtu malam membuat hebohh warga.
  • Peneliti ITERA menduga itu  puing sampah antariksa.
  • Tim peneliti ITERA mengidentifikasi benda tersebut sebagai sisa badan roket Long March 3B (CZ-3B R/B) milik China yang terbakar saat masuk kembali ke atmosfer Bumi.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Benda langit misterius yang juga keluarkan percikan api tiba-tiba melintas di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan sekitarnya Sabtu (4/4/2026) malam.

Kejadian yang mengejutkan warga ini terlihat sangat jelas di langit di wilayah Kecamatan Cengal, Tulung Selapan, Mesuji, Lempuing dan sejumlah tempat lainnya pada jam 20.30 WIB. Hingga video tersebar dimedia sosial (medsos).

Selain di OKI, warga di berbagai wilayah Provinsi Lampung juga mengalaminya sekitar pukul 19.55–20.00 WIB.

Dikatakan salah satu warga Cengal, Misbah mengaku sangat terkejut saat  sedang berada diluar rumah bersama keluarganya. Namun terlihat diatas langit ada puluhan api yang terbang saling berdampingan.

"Saya panik ada api yang terbang dari arah bawah menuju ke atas langit. Saya itu juga saya langsung istigfar menyebut nama Allah," ujar Misbah menjelaskan dengan takut.

Menurutnya, fenomena yang baru kali pertama ditemukan tersebut. Membuatnya memutuskan segera menyalakan kamera handphone untuk merekam peristiwa langka.

"Tidak cuma terlihat mata, bola api juga sangat jelas saat direkam. Kami sangat khawatir kalau itu rudal yang lewat diatas rumah. Tapi semoga saja itu bukan dan jangan sampai ada korban," terangnya.

Selain keluarganya, puluhan warga lainnya juga ikut keluar rumah untuk menyaksikan langsung dan melihat dari mata kepala sendiri terkait fenomena yang tidak pernah terjadi.

"Sampai-sampai sekarang ini setiap warga membicarakan fenomena langit. Termasuk di desa tetangga dan menjadi heboh," ungkapnya.

Sama halnya dengan Asma warga Mesuji Raya saat dalam perjalanan.

Ia melihat sinar api panjang melintasi diatas perkebunan sawit.

"Melihat bentuknya sangat besar dan seperti meteor atau rudal yang lewat. Saya dengar juga daerah lain banyak yang melihat di Sumatera,"  tambah dia.

Diduga Sampah Antariksa

Peneliti di Laboran Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Adhitya Oktaviandra menyebut, jika benda yang terlihat bersinar itu bukanlah meteor atau komet.

 Adit menduga, benda misterius tersebut merupakan sampah antariksa yang berasal dari sisa roket asal China, yang masuk kembali ke orbit Bumi.

Mahasiswa Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan ITERA, Irsyad Al Akbar mengamini dugaan Adit tersebut.

Irsyad menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatannya, fenomena tersebut lebih mengarah pada sampah antariksa (space debris) yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.

"Memang sempat beredar informasi mengenai komet C/2026 A1 (MAPS) yang berada pada posisi relatif dekat dengan Bumi pada 4 April."

 "Tetapi (kalau) ukuran komet, tidak sebesar seperti yang divisualisasikan dalam video yang beredar di media sosial," ujar Irsyad, Sabtu malam.

 Irsyad menambahkan, awalnya sempat muncul hipotesis bahwa benda bercahaya tersebut berkaitan dengan peluncuran misi Artemis 2.

Namun, setelah ditelaah lebih lanjut, kemungkinan tersebut dinilai kecil.

Sebaliknya, Irsyad menyebut, ada beberapa peluncuran roket dalam beberapa hari terakhir yang lebih relevan untuk dikaitkan dengan fenomena ini. 

Di antaranya peluncuran roket Falcon 9 dan Atlas oleh Amerika Serikat yang berpotensi menghasilkan puing antariksa yang kemudian masuk ke atmosfer.

"Selain itu, ada juga data yang kami peroleh dari pihak laboran Observatorium Astronomi ITERA yang menunjukkan adanya objek sisa roket asal China yang kembali memasuki orbit Bumi," jelasnya.

Data tersebut diperkuat oleh informasi pelacakan objek antariksa yang dapat diakses secara publik melalui situs pemantauan orbit satelit dan debris.

Dari berbagai sumber dan analisis yang telah dihimpun, Irsyad menyimpulkan, fenomena cahaya tersebut sangat kecil kemungkinannya merupakan meteor atau komet.

"Untuk sementara, data yang ada mengarah kuat bahwa benda itu adalah sampah antariksa. Bahkan, ada indikasi spesifik bahwa objek tersebut merupakan bagian dari badan roket CZ-3B R/B milik China," tambahnya.

Fenomena masuknya sampah antariksa ke atmosfer sebenarnya bukan hal yang jarang terjadi.

Ketika memasuki lapisan atmosfer, gesekan dengan udara menyebabkan objek terbakar dan menimbulkan cahaya terang yang sering disalahartikan sebagai meteor oleh masyarakat.

Irsyad pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi visual yang belum terverifikasi di media sosial, serta menunggu penjelasan resmi dari lembaga terkait.

"Fenomena ini memang menarik, tapi penting untuk tetap mengandalkan data ilmiah agar tidak terjadi kesalahpahaman," ujarnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Muncul Benda Bercahaya Misterius Melintas di Langit Lampung, Diduga Sampah Antariksa, .

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved