Berita OKU Timur
Isu Kenaikan BBM Beredar, Stok di SPBU Kotabaru OKU Timur Aman, Solar Ramai Antrean Pertalite Normal
Stok BBM di SPBU Kotabaru aman, dengan tambahan kuota selama arus mudik dan balik.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Stok BBM di SPBU Kotabaru aman, dengan tambahan kuota selama arus mudik dan balik.
- Antrean normal terjadi di Pertalite, sepi di non-subsidi, dan padat di solar subsidi.
- Masyarakat khawatir isu kenaikan harga BBM akan berdampak pada harga kebutuhan dan ekonomi.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat belum berdampak signifikan terhadap kondisi distribusi di SPBU Kotabaru, Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.
Hingga saat ini, stok BBM dilaporkan aman dengan pasokan yang justru ditambah selama periode arus mudik dan balik.
Pantauan jurnalis Tribunsumsel.com di lokasi menunjukkan antrean kendaraan pada masing-masing jenis BBM cenderung berbeda.
Di nozel Pertalite (subsidi), antrean terlihat normal seperti hari biasa.
Sementara itu, nozel Pertamax (BBM nonsubsidi) tampak relatif sepi. Berbeda dengan solar subsidi yang justru dipadati antrean kendaraan roda empat.
Salah satu pegawai SPBU Kotabaru memastikan bahwa ketersediaan BBM dalam kondisi lancar.
Bahkan, pihaknya menerima tambahan kuota untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan selama arus mudik.
“Stok aman, tidak ada kendala distribusi. Selama arus mudik dan balik ini memang ada penambahan kuota dibanding hari biasa,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Diisukan Naik 1 April 2026, Berikut Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Selasa 31 Maret 2026
Ia menjelaskan, pasokan Pertalite yang masuk mencapai 24 ton pada hari sebelumnya dan 16 ton pada hari ini.
Sementara untuk solar, distribusi tetap stabil di angka 8 ton per hari.
Meski isu kenaikan harga BBM ramai diperbincangkan, hingga kini belum ada perubahan harga di lapangan.
Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan solar Rp6.800 per liter, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi lainnya.
Di sisi lain, kekhawatiran mulai dirasakan masyarakat. Supardi, salah seorang pengendara roda dua, mengaku resah dengan kabar kenaikan harga BBM yang beredar.
“Saya dengar isu harga BBM mau naik. Kalau benar terjadi, pasti berpengaruh ke harga kebutuhan pokok. Ujung-ujungnya masyarakat kecil yang paling terasa dampaknya,” katanya.
Hal senada disampaikan Khalid, pengendara roda dua yang ditemui di lokasi.
| PMII OKU Timur Gelar Nobar “Pesta Babi”, Soroti Dampak PSN Bagi Masyarakat Adat Papua |
|
|---|
| Cerita Sunarto, Petani di OKU Timur Pilih Tanam Daun Bawang : Harga Jual Lebih Tinggi |
|
|---|
| Hama Sundep dan Ancaman Iklim, Jadi Biang Kecemasan Para Petani Padi OKU Timur |
|
|---|
| Gerebek Bandar Sabu di Desa Argo Mulyo, Polisi Amankan Petani dan Sita 22,55 Gram Sabu Siap Edar |
|
|---|
| Perkuat Ekonomi Kreatif, Pemkab OKU Timur Gelar Pelatihan Kerajinan Tas Wastra dan Batik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Isu-Kenaikan-BBM-Beredar-Stok-di-SPBU-Kotabaru-OKU-Timur-Aman-Solar-Ramai-Antrean-Pertalite-Normal.jpg)