Berita Banyuasin

Angin Kencang Hantam Muara Sugihan Banyuasin, Tercatat Ada 10 Rumah yang Rusak

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB atau beberapa saat menjelang waktu berbuka puasa.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Warga
RUSAK - Kondisi rumah warga di Desa Margomulyo Jalur 16 Blok B, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin yang dihantam angin kencang hingga atap rumah lepas bahkan ada rumah yang roboh, Kamis (5/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Angin kencang menerjang permukiman warga di Desa Margomulyo, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, Rabu (4/3/2026) menjelang berbuka puasa, hingga merusak puluhan rumah.
  • Kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang beterbangan bahkan ada rumah yang roboh, sementara dua warga sempat pingsan namun sudah sadar kembali.
  • Pemerintah kecamatan masih melakukan pendataan dan Pemkab Banyuasin berencana memberikan bantuan serta bergotong royong memperbaiki rumah warga yang terdampak.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN – Angin kencang menghantam permukiman warga di Desa Margomulyo Jalur 16 Blok B, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Puluhan rumah di RT 3 dan RT 4, RW 1 porak-poranda setelah diterpa angin kencang.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB atau beberapa saat menjelang waktu berbuka puasa.

Hanafi, warga Desa Margomulyo Jalur 16 Blok B, Kecamatan Muara Sugihan mengungkapkan, angin kencang muncul beberapa saat setelah hujan turun.

Hujan tersebut merupakan hujan pertama setelah kurang lebih satu bulan wilayah tersebut tidak diguyur hujan.

"Kata orang-orang tua di sini, anginnya ini menjadi yang terkencang yang pernah terjadi selama tinggal di sini. Saat terjadi, angin menyapu rumah hingga pepohonan," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (6/3/2026).

Dampak angin kencang tersebut membuat puluhan rumah mengalami kerusakan, baik ringan, sedang hingga berat.

Tak hanya rumah, kuatnya angin juga membuat pohon-pohon di sekitar permukiman warga tumbang.

"Rumah yang terdampak rata-rata rusak pada bagian atap setelah disapu angin. Atapnya sampai berterbangan," jelasnya.

Selain kerusakan pada bagian atap, ada pula rumah warga yang rusak berat hingga tidak dapat ditempati lagi karena roboh.

Bahkan dua orang pemilik rumah yang berada di dalam rumah sempat tertimpa hingga pingsan.

"Alhamdulillah hanya pingsan dan sekarang sudah sadar," pungkasnya.

Warga lainnya, Jumeri, mengatakan angin kencang yang menyapu atap rumah dan pepohonan berlangsung sekitar 15 menit.

"Ini di rumah depan sama dapur atap saya rusak. Secara umum kerusakannya hampir mencapai 50 persen, karena rata-rata atap menggunakan bahan genteng maupun asbes," katanya.

Baca juga: Puting Beliung Menerjang Muara Burnai 1 OKI, Atap Ruwah Warga Terbang Disapu Angin Kencang

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon di Muba Tumbang Tutupi Jalan, Beruntung Tak Ada Korban

Puluhan Rumah Rusak

Sementara itu, angin kencang yang menyapu permukiman warga di Desa Margomulyo Jalur 16 Blok B hingga menyebabkan puluhan rumah rusak saat ini masih didata oleh pihak kecamatan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved