Berita OKU Selatan

Bupati Abusama Resmikan Dapur MBG Polres OKU Selatan, Ada 2.478 Penerima Manfaat

Program yang dikelola melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Simpang OKU Selatan ini menyasar tujuh sekolah serta kelompok B3

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com
PERESMIAN SPPG -- Bupati OKU Selatan Abusama bersama Kapolres OKU Selatan I Made Redi Hartana meninjau dapur saat launching Dapur Makan Bergizi Gratis (SPPG) Polres OKU Selatan di Kecamatan Simpang, Selasa (24/2/2026). Peresmian ini menandai beroperasinya layanan pemenuhan gizi bagi 2.478 pelajar dan kelompok rentan di wilayah tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Dapur SPPG Polres OKU Selatan di Simpang resmi beroperasi, menyasar 7 sekolah dan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
  • Total 2.478 penerima manfaat akan mendapatkan makanan bergizi sesuai standar untuk mendukung pencegahan stunting dan gizi buruk.
  • Program ini merupakan dukungan terhadap kebijakan nasional Presiden RI Prabowo Subianto dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Upaya percepatan penanganan gizi buruk dan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) memasuki babak baru.

Bupati OKU Selatan, Abusama, bersama Wakil Bupati Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., menghadiri launching Dapur Makan Bergizi Gratis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres OKU Selatan di Kecamatan Simpang.

Peresmian dapur SPPG tersebut menjadi langkah konkret sinergi pemerintah daerah, Polri, dan Bhayangkari dalam memperkuat pemenuhan gizi bagi anak sekolah serta kelompok rentan, dengan total 2.478 penerima manfaat.

Sasar 7 Sekolah dan Kelompok Rentan

Program yang dikelola melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Simpang OKU Selatan ini menyasar tujuh sekolah serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Rinciannya meliputi PAUD/TK 116 penerima, SD 1.117 penerima, SMP 712 penerima, SMA 263 penerima, Kelompok B3 270 penerima.

Total keseluruhan mencapai 2.478 orang yang akan menerima manfaat makanan bergizi secara terstandar.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional, Hafis Brawindra, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa dapur SPPG bukan sekadar fasilitas produksi makanan.

“Dapur ini adalah pusat pengabdian dan kolaborasi lintas sektor. Di sini bukan hanya memasak, tetapi memastikan setiap proses memenuhi standar higienis, kualitas gizi terukur, serta pengawasan berkelanjutan. Harapannya, dari dapur ini lahir generasi yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah porsi yang dibagikan, tetapi dari dampaknya terhadap perbaikan status gizi anak dan kelompok rentan di daerah.

Baca juga: Bupati OKU Selatan Imbau Perayaan Tahun Baru 2026 Dilakukan Sederhana, Utamankan Empati & Ketertiban

Dukungan Polres untuk Program Nasional

Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari prioritas nasional Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kami di Polres OKU Selatan mendukung penuh program strategis ini. Saat ini sudah ada tiga titik SPPG yang direncanakan. Satu telah diresmikan hari ini, sementara dua lainnya dalam tahap penyelesaian dengan progres 80 hingga 90 persen,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa momentum peresmian di bulan suci Ramadan menjadi simbol komitmen Polri dalam menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pemenuhan gizi,” tambahnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved