Berita OKU Selatan
Waspada Modus Penipuan Catut Nama Bupati OKU Selatan, Kominfo Tegaskan Nomor Palsu
Pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62 813-3720-6161 yang mengatasnamakan Bupati OKU Selatan.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Pemkab OKU Selatan memperingatkan adanya penipuan via WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati.
- Nomor +62 813-3720-6161 dipastikan bukan milik Bupati dan digunakan oleh oknum penipu.
- Masyarakat diminta tidak merespons, tidak memberi data/uang, serta segera melapor jika menerima pesan serupa.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat terkait maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H.
Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya nomor WhatsApp +62 813-3720-6161 yang digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan komunikasi mencurigakan.
Dalam praktiknya, pelaku diduga menyamar sebagai kepala daerah dan menghubungi masyarakat dengan berbagai dalih, mulai dari permintaan bantuan hingga upaya memperoleh data pribadi.
Pemerintah menegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik Bupati, sehingga seluruh bentuk komunikasi yang mengarah pada permintaan uang maupun informasi pribadi dipastikan merupakan tindakan penipuan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) OKU Selatan, Zakiah, S.E., M.M., menegaskan bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap pola kejahatan digital yang semakin beragam dan menyasar berbagai kalangan.
“Modus seperti ini kerap memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik. Kami pastikan nomor yang beredar tersebut bukan milik Bupati. Jika ada permintaan uang atau data pribadi, itu jelas penipuan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Siswa SMKN 1 OKUS Gelar Demo Buntut Dugaan Pemotongan Dana PIP, Sekolah Sebut Tanda Terima Kasih
Zakiah juga mengingatkan bahwa pelaku tidak menutup kemungkinan menggunakan nomor lain dengan modus serupa. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat daerah tanpa verifikasi yang jelas.
Ia menambahkan, langkah paling aman adalah melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten OKU Selatan atau langsung ke Dinas Kominfo.
“Jangan langsung merespons, apalagi sampai mentransfer uang. Pastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi,” tegasnya.
Pemkab OKU Selatan juga mengimbau masyarakat agar tidak menanggapi pesan dari nomor mencurigakan, tidak memberikan data pribadi, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi penipuan serupa.
Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah jatuhnya korban akibat penyalahgunaan identitas pejabat daerah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Baca berita lainnya di Google News
Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com
| Pasutri di OKU Selatan Aniaya Saudara Kandung, Suami Ditangkap, Istri Masih Buron |
|
|---|
| Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pelajar di OKU Selatan Jadi Korban Asusila, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron |
|
|---|
| Polisi OKU Selatan Bongkar Pengoplos 4,5 Ton Pertalite, 2 Tersangka Terancam Denda Rp60 Miliar |
|
|---|
| Kakek 74 Tahun di OKU Selatan Berbuat Asusila ke Cucu, Ancam Korban Usai Beraksi |
|
|---|
| Ribuan Warga Ikrar 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae', Polres OKU Selatan Perkuat Sinergi Kamtibmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/penipuan-nomor-whatsapp-atas-nama-bupati-oku-selatan.jpg)