Berita Pali
Melihat Masjid Jamik Komperta Pendopo PALI, Warisan Sejarah Sejak 1933 Terus Dirawat Hingga Kini
Masjid Jamik Komperta di Talang Ubi Barat Pendopo Kabupaten PALI dibangun pada 1933 dan masih bertahan hingga kini
Penulis: Mat Bodok | Editor: Shinta Dwi Anggraini
"Awal dibangun masjid ini ada tiang menara terpisah dari badan masjid. Sekarang tiang menara tersebut dibongkar untuk pengembangan ruang inap marbot," katanya.
Untuk fasilitas Masjid Jamik ini memiliki kapasitas menampung hingga 1000 jamaah dan dilengkapi dengan ruangan belajar mengaji, ruangan ber AC dan kipas angin.
Senada dikatakan tokoh Agama H Martak, Masjid Jamik ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, khususnya selama bulan puasa, kegiatan sholat jamaah, tarawih, dan ceramah.
"Bagi masyarakat dan jamaah, musafir lainnya yang ingin datang, beribadah di Masjid Jamik ini disediakan tempat tinggal, dan gunakan senyaman mungkin," tutur H Martak usai berbuka puasa.
Dengan halaman parkir kendaraan bermotor dan mobil luas, tentunya Masjid Jamik yang terletak di pinggir Jalan PALI - Lubuklinggau dan Jalan Bukit Tudung, tepat untuk beristirahat dan beribadah.
"Lokasi Masjid ini, tempat masyarakat berpergian dari Palembang menuju Musi Rawas dan Lubuk Linggau, bisa beristirahat dan nginap disini dengan senyaman mungkin," katanya.
Ia menuturkan, untuk menuju masjid dulunya harus menaiki ratusan anak tangga di dua sisi.
Dan saat ini, akses sudah dipermudah dengan jalan aspal, kendaraan bermotor langsung ke halaman masjid.
"Alhamdulillah, sampai saat ini Masjid Jamik masih dalam dukungan pihak Pertamina, baik dukungan operasional, imam masjid, marbot, dan juga biaya pemeliharaan lingkungan Masjid," tandasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Hari Kebebasan Pers Sedunia, Jurnalis di PALI Suarakan Setop Kriminalisasi Karya Jurnalistik |
|
|---|
| Sembunyikan Pil Ekstasi di Dalam Bantal, Ibu Rumah Tangga di PALI Diciduk Satnarkoba |
|
|---|
| Kebakaran Hanguskan Rumah Kepsek SMAN 3 Penukal PALI, Tak Ada Barang Tersisa |
|
|---|
| Petani di PALI Nekat Tebang Pohon Karet Produktif Demi Diganti Dengan Sawit, Ngeluh Harga Tak Tentu |
|
|---|
| Manisnya Gula Aren Desa Modong PALI, Warisan Leluhur Jadi Penggerak Ekonomi Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Melirik-Masjid-Tertua-di-Kabupaten-PALI-Dibangun-Sejak-Tahun-1933.jpg)