Berita OKU Selatan

HUT ke-22 OKU Selatan, IDI Gelar Operasi Bibir Sumbing & Celah Langit-langit Gratis di RSUD Muaradua

Kegiatan ini diinisiasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang OKU Selatan dalam rangka peringatan HUT ke-22 OKU Selatan.

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Pemkab OKU Selatan
OPERASI GRATIS -- Sekretaris Daerah OKU Selatan HM. Rahmattullah meninjau peserta Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis di RSUD Muaradua, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan yang diinisiasi IDI Cabang OKU Selatan ini mendapat apresiasi pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap layanan kesehatan masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mengapresiasi bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis dalam rangka HUT OKU Selatan ke-22.
  • Kegiatan hasil kolaborasi IDI OKU Selatan, Yayasan Ummi Romlah, dan Smile Train ini diikuti 21 peserta setelah melalui proses skrining medis.
  • Pemkab OKU Selatan menyatakan siap mendukung dan melanjutkan kerja sama untuk pelaksanaan bakti sosial kesehatan serupa ke depan

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung pelayanan kesehatan inklusif dan berkelanjutan, salah satunya melalui apresiasi terhadap pelaksanaan bakti sosial Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis yang digelar di RSUD Muaradua, Sabtu (07/02/2026).

Kegiatan ini diinisiasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang OKU Selatan dalam rangka peringatan HUT ke-22 OKU Selatan.

Sekretaris Daerah OKU Selatan, HM. Rahmattullah, S.STP., M.M., yang membuka langsung kegiatan tersebut menilai bakti sosial ini sebagai wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada IDI OKU Selatan yang bekerja sama dengan Yayasan Ummi Romlah dan Smile Train dalam menghadirkan layanan operasi gratis bagi pasien dengan keterbatasan akses biaya.

Menurut Sekda, kegiatan ini bukan sekadar pelayanan medis, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit memberikan dampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah melihat langsung bagaimana harapan masyarakat dapat dipulihkan. Anak-anak yang sebelumnya mengalami keterbatasan kini memiliki peluang yang sama untuk tumbuh sehat, percaya diri, dan berdaya guna bagi bangsa,” ujar Rahmattullah, Sabtu (7/2/2026).

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah siap hadir dan mendukung penuh jika kegiatan serupa kembali dilaksanakan ke depan. 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan lembaga sosial harus terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

“Hari ini bukan hanya tentang operasi, tetapi tentang mengembalikan senyum dan masa depan. Pemerintah daerah siap mensupport segala kebutuhan bila bakti sosial seperti ini kembali digelar,” tegasnya.

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional ke-61, 15 Warga Pagar Alam Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Baca juga: HUT ke-79, Pemkab Muara Enim Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Masyarakat Ngaku Terbantu

Sementara itu, Ketua IDI Cabang OKU Selatan dr. H. Febri Mahadika, Sp.OG., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta operasi, dari total 26 pendaftar yang sebelumnya telah melalui proses skrining medis. Beberapa peserta tidak dapat menjalani tindakan operasi karena alasan kesehatan dan teknis tertentu.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten OKU Selatan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk dukungan fasilitas, tenaga medis, maupun sosialisasi kepada masyarakat.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan gratis seperti ini masih sangat besar, dan kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap dr. Febri.

Dukungan serupa juga disampaikan Kepala Yayasan Ummi Romlah Palembang, dr. Iqmal SP., BP-RE., yang menegaskan bahwa kegiatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di OKU Selatan bukanlah yang pertama. Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan kegiatan serupa sejak tahun 2018 sebagai bentuk komitmen dalam membantu pasien dengan kelainan bawaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved