Mata Lokal Desa

Lewat Grebeg Sadranan, Warga Trikarya OKU Timur Sumsel Rawat Tradisi Lelulur dengan Kebersamaan

Masyarakat Desa Trikarya, Kabupaten OKU Timur, Sumsel setia merawat warisan budaya leluhur salah satunya melalui tradisi Grebeg Sadranan.

Dokumentasi/Warga
TRADISI GREBEK SANDRANAN -- Warga Desa Trikarya, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, mengikuti prosesi Grebeg Sadranan yang dirangkai dengan doa bersama untuk para leluhur, Selasa (3/2/2026). Tradisi adat Jawa tahunan ini menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus penguatan kebersamaan dan spiritualitas masyarakat desa. 

“Harapannya, setelah acara ini, masyarakat bisa membersihkan diri dari penyakit hati, memperbaiki hubungan sosial, serta mempersiapkan jasmani dan rohani untuk menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan penuh kesadaran dan kekhidmatan, mencerminkan kuatnya ikatan emosional masyarakat terhadap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah seorang warga Desa Trikarya, Sutrisno (45), mengaku bersyukur Grebeg Sadranan masih terus dilaksanakan hingga kini. Menurutnya, tradisi ini menjadi pengingat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Acara seperti ini membuat kami semakin rukun dan saling mengingatkan untuk selalu berbuat baik. Semoga tradisi ini terus dijaga,” katanya.

Melalui Grebeg Sadranan, Pemerintah Desa Trikarya berharap nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kearifan lokal tetap terpelihara.

Tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga fondasi dalam membangun masyarakat desa yang harmonis, berakhlak, dan berakar kuat pada jati diri leluhur.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved