Berita OKU Selatan
Audiensi ke KKP RI, Bupati OKU Selatan Dorong Pengembangan Perikanan Budidaya Daerah
Bupati Abusama menyampaikan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan di OKU Selatan,
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- Pemkab OKU Selatan mengajukan dukungan KKP RI untuk pengembangan perikanan budidaya, meliputi bantuan bibit, indukan BBI, dan Keramba Jaring Apung (KJA).
- Audiensi dipimpin langsung oleh Bupati Abusama, S.H., sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dan pusat.
- Dukungan sarana dan prasarana diharapkan mendorong peningkatan produksi perikanan serta kesejahteraan masyarakat pembudidaya.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melaksanakan audiensi dengan Direktur Prasarana dan Sarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP RI, Ir. Ujang Komarudin, M.Sc., di Gedung Mina Bahari IV (GMB), Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026).
Audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka penyampaian usulan pengembangan perikanan budidaya di Kabupaten OKU Selatan, yang meliputi permohonan bantuan bibit ikan, calon induk ikan untuk Balai Benih Ikan (BBI), pengadaan Keramba Jaring Apung (KJA), serta berbagai dukungan sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Bupati Abusama menyampaikan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan di OKU Selatan, seiring dengan ketersediaan sumber daya air serta meningkatnya minat masyarakat dalam usaha perikanan.
“Kami melihat perikanan budidaya sebagai sektor yang sangat strategis. Selain meningkatkan produksi perikanan daerah, sektor ini juga langsung bersentuhan dengan ekonomi masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan,” ujar Abusama.
Ia menjelaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan telah disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, terutama bagi pembudidaya ikan skala kecil dan menengah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana produksi.
“Usulan yang kami sampaikan bukan sekadar permintaan bantuan, tetapi merupakan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan. Mulai dari ketersediaan benih berkualitas, indukan untuk BBI, hingga sarana budidaya seperti KJA yang memang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Abusama, penguatan Balai Benih Ikan (BBI) menjadi salah satu fokus utama Pemkab OKU Selatan. Ketersediaan benih unggul dinilai sebagai fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perikanan budidaya.
“Jika BBI kita kuat dan mampu menghasilkan benih berkualitas secara berkelanjutan, maka pembudidaya tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ini akan menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan daya saing perikanan lokal,” katanya.
Baca juga: Festival Danau Ranau 2025, Panggung Komitmen Pemkab OKU Selatan Kuatkan Wisata Berkelanjutan
Lebih lanjut, Abusama menegaskan bahwa pengembangan perikanan budidaya sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor riil berbasis potensi lokal sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Perikanan budidaya bukan hanya soal produksi ikan, tetapi juga membuka peluang usaha, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan ekonomi desa. Inilah yang terus kami dorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Abusama juga menyampaikan optimisme bahwa dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan sektor perikanan di OKU Selatan.
“Kami berharap audiensi ini menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan dengan Kementerian Kelautautan dan Perikanan, tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga pendampingan teknis dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” pungkasnya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati OKU Selatan didampingi oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Baca berita lainnya di google news
| Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pelajar di OKU Selatan Jadi Korban Asusila, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron |
|
|---|
| Polisi OKU Selatan Bongkar Pengoplos 4,5 Ton Pertalite, 2 Tersangka Terancam Denda Rp60 Miliar |
|
|---|
| Kakek 74 Tahun di OKU Selatan Berbuat Asusila ke Cucu, Ancam Korban Usai Beraksi |
|
|---|
| Waspada Modus Penipuan Catut Nama Bupati OKU Selatan, Kominfo Tegaskan Nomor Palsu |
|
|---|
| Ribuan Warga Ikrar 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae', Polres OKU Selatan Perkuat Sinergi Kamtibmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Bupati-OKU-Selatan-Abusama-SH-bersama-jajaran-Pemkab-OKU.jpg)