Banjir di OKU Timur

Bupati OKU Timur Instruksikan Penanganan Cepat Banjir di Kecamatan Belitang III, Minta Warga Waspada

Lanosin juga menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus memantau perkembangan di lapangan banjir di Belitang III

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi Warga
INSTRUKSI PENANGANAN -- Foto tangkap layar video dari warga yang terdampak banjir di Kecamatan Belitang III, Kamis (8/1/2026). Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. menginstruksikan BPBD dan dinas terkait untuk bergerak cepat menangani banjir yang merendam wilayah Belitang III. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras sejak Rabu malam menyebabkan banjir melanda sejumlah titik di Belitang dan Belitang III, termasuk Desa Nusa Jaya dan Gumawang.
  • Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. langsung memerintahkan BPBD dan dinas terkait turun ke lokasi untuk penanganan cepat dan pendataan dampak.
  • Pemerintah daerah mengutamakan keselamatan warga serta mengimbau masyarakat tetap waspada selama kondisi cuaca belum stabil.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. langsung menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait untuk bergerak cepat menangani banjir yang melanda wilayah Belitang III dan sekitarnya, Kamis (8/1/2026).

Instruksi itu disampaikannya sejak subuh, tak lama setelah menerima laporan tingginya curah hujan yang menyebabkan genangan di sejumlah titik.

BANJIR -- Banjir akibat luapan Sungai Muara Balak merendam permukiman warga di Kecamatan Belitang III, OKU Timur, Kamis (8/1/2026) dini hari. Ketinggian air tercatat mencapai sekitar 30 hingga 80 sentimeter dengan arus yang cukup deras.
BANJIR -- Banjir akibat luapan Sungai Muara Balak merendam permukiman warga di Kecamatan Belitang III, OKU Timur, Kamis (8/1/2026) dini hari. Ketinggian air tercatat mencapai sekitar 30 hingga 80 sentimeter dengan arus yang cukup deras. (Dokumentasi Warga)

Bupati Lanosin menyampaikan, meski saat ini masih dalam perjalanan pulang dari agenda bersama Presiden, koordinasi lapangan terus dilakukan agar penanganan darurat segera berlangsung.

“Subuh tadi saya sudah perintahkan BPBD dan dinas terkait untuk turun langsung ke lokasi. Prioritas utama kita adalah memastikan keselamatan warga dan melakukan pendataan kerusakan serta dampak banjir,” katanya saat dikonfirmasi oleh reporter Tribunsumsel.com, Kamis (8/1/2026).

Lanosin juga menegaskan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus memantau perkembangan di lapangan.

Ia meminta seluruh jajaran tetap siaga mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi.

“Saya minta tim di lapangan bekerja sigap membantu warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kita pastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera ditangani,” katanya.

Baca juga: Breaking News : Luapan Sungai Muara Balak Rendam Desa Nusa Jaya OKU Timur, Puluhan Rumah Terdampak

Tetap Tenang dan Waspada

Dalam kesempatan itu, Bupati Lanosin juga mengajak masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

“Kami berharap kondisi segera membaik. Pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat sampai situasi kembali normal,” ujarnya.

Banjir Rendam Permukiman dan Lahan Warga

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Belitang dan Belitang III dab sekitarnya sejak Rabu malam (7/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dan belum reda hingga Kamis pagi.

Kondisi ini menyebabkan air Sungai Muara Balak meluap pada Kamis (8/1/2026) dini hari. Akibat banjir tersebut, air menggenangi permukiman warga serta lahan usaha warga dan sejumlah titik jalan desa.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunsumsel.com dari masyarakat, banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika debit air sungai meningkat tajam hingga meluap ke area pemukiman. 

Sekitar pukul 04.00 WIB, air mulai memasuki halaman serta rumah warga, bahkan menutup badan jalan desa.

Memasuki pukul 04.30 WIB, genangan air terus meluas. Ketinggian air tercatat mencapai sekitar 30 hingga 80 sentimeter dengan arus yang cukup deras.

Kondisi ini dinilai bersifat dinamis dan dikhawatirkan meningkat apabila hujan kembali turun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved